Connect With Us

SDN Daan Mogot Tangerang Terbakar, Arsip & Rapor Siswa Ludes

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 21 November 2018 | 15:00

Suratman Kepala SDN Daan Mogot 3, saat menunjukan ruangan yang mengalami kebakaran di SDN Daan Mogot 3, Jalan Daan Mogot, Tanah Tinggi, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Peristiwa kebakaran terjadi di SDN Daan Mogot 3, Jalan Daan Mogot, Tanah Tinggi, Kota Tangerang. Insiden ini mengakibatkan arsip sekolah dan ratusan rapor siswa hangus. 

"Arsip-arsip sekolah punya guru dan 200 rapor siswa habis (terbakar)," ujar Suratman Kepala SDN Daan Mogot 3 kepada TangerangNews, Rabu (12/11/2018).

Suratman menjelaskan, peristiwa kebakaran itu terjadi pada sekira pukul 02.40 WIB tadi dan hanya berlangsung sekitar satu jam.

Menurutnya, petugas damkar berhasil menjinakkan api pada pukul 03.50 WIB. Tiada korban jiwa maupun luka akibat peristiwa itu.

"Berdasarkan keterangan polisi kebakaran diduga karena korsleting listrik di lantai dua," terangnya.

Berdasarkan pantauan TangerangNews pasca insiden kebakaran, SDN Daan Mogot 3 berhimpitan dengan SDN Daan Mogot 1.

Kendati begitu, yang terbakar hanya tiga ruangan di lantai dua SDN Daan Mogot 3 dengan rincian satu ruang kelas, satu ruang guru dan satu ruang Kepala SDN Daan Mogot 3.

Garis kuning "Police Line" pun tampak  melingkari tiga ruang kelas itu. "Beruntung apinya tidak merembet," ucap Suratman.

Kegiatan belajar mengajar siswa tetap berjalan seperti sediakala. Namun, kegiatan siswa dikurangi satu jam daripada biasanya.

Siswa kelas 1 belajar mulai pada pukul 07.00 - 09.00 WIB. Kemudian dilanjutkan siswa kelas 2 pukul 09.00 - 11.00 WIB. Sementara siswa kelas 3 dan 4 mulai belajar pukul 11.00 - 13.00. Sedangkan siswa kelas 5 dan 6 mulai pukul 13.00 - 15.00 WIB.

"Aktifitas belajar mengajar masih tetap berjalan tapi jam belajar dikurangin satu jam karena di lantai dua tidak bisa dipakai," ucapnya.

Suratman berharap, gedung sekolah bisa diperbaiki dengan segera sehingga kegiatan di sekolah berjalan dengan baik. Dalam hal ini, ia akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Tangerang.

"Saya besok bikin surat dari sekolah untuk ke Polsek agar bisa dilepas garis polisinya untuk nanti kami bereskan gedungnya. Mudah-mudahan berjalan semuanya lancar," imbuhnya.(RAZ/RGI)

BISNIS
Setelah 5 Tahun, Menantea Akhiri Operasional Seluruh Gerai April 2026

Setelah 5 Tahun, Menantea Akhiri Operasional Seluruh Gerai April 2026

Selasa, 14 April 2026 | 14:11

Bisnis minuman teh kekinian Menantea yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, lalu, resmi menghentikan seluruh operasional gerainya pada 25 April 2026, setelah berjalan selama kurang lebih lima tahun.

OPINI
Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Selasa, 7 April 2026 | 15:06

Libur lebaran telah usai, tapi masalah baru yang mesti dihadapi pemerintah pasca Ramadan justru mulai muncul, salah satunya adalah urbanisasi. Euforia gemerlapnya kota meracuni penduduk desa untuk bisa menikmatinya.

WISATA
Diplomat 12 Negara Keliling Destinasi Wisata Banten

Diplomat 12 Negara Keliling Destinasi Wisata Banten

Minggu, 12 April 2026 | 15:51

Sebanyak 12 perwakilan berbagai negara sahabat berkeliling lokasi wisata di Pulau Lima, Kabupaten Serang.

KAB. TANGERANG
Jelang Mayday, Kapolri Ajak Buruh dan Pengusaha Jaga Iklim Investasi di Tengah Konflik Geopolitik

Jelang Mayday, Kapolri Ajak Buruh dan Pengusaha Jaga Iklim Investasi di Tengah Konflik Geopolitik

Selasa, 14 April 2026 | 21:36

Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengajak kaum buruh serta para pengusaha di Indonesia untuk ikut serta menjaga iklim investasi yang kondusif di tengah konflik geopolitik.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill