Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Gubernur Banten: Sebuah Surat Terbuka
Kamis, 5 Februari 2026 | 20:38
Dalam balutan seminar nasional itu, Anda memamerkan angka 60 ribu siswa sekolah gratis seolah-olah itu adalah tiket emas menuju surga kesejahteraan.
TANGERANGNEWS.com-Salah satu caleg perempuan dari Partai Perindo tiba-tiba pingsan saat menyimak pidato pembekalan yang diberikan ketua umumnya, Hary Tanoesoedibjo.
Pembekalan kepada para caleg Partai Perindo se-Provinsi Banten digelar dalam rangka konsolidasi untuk pemenangan Pemilu 2019 di Mall Balekota, Kota Tangerang, Kamis (22/11/2018).
Selain Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo, para pimpinan partai Perindo juga turut hadir. Mereka kompak mengenakan baju partai berwarna putih.
"Kita harus bangun suatu image yang fokus dalam perjuangan Perindo. Yang paling efektif membangun Indonesia, kita harus ada di legislatif dan eksekutif," ujar Hary di hadapan ratusan kadernya.

Namun disela-sela pemaparan Hary, terjadi insiden yang mengundang perhatian para hadirin. Salah seorang caleg perempuan tiba-tiba terjatuh. Ia terbaring lemas karena pingsan.
Sontak suasana heboh pun terjadi di ruangan konsolidasi. Para hadirin termasuk Hary tampak panik. Kemudian, perempuan yang pingsan itu digotong ke pinggir ruangan.
Selama 10 menit mendapat pertolongan, caleg tersebut masih tidak sadarkan diri. Acaranya pun kembali dimulai, meski beberapa kader tetap berupaya menangani caleg lemah lunglai itu.
"Sudah, sudah dilanjut, ada dokter kan?" tutur Hary.
Dalam kesempatan itu, Hary menegaskan bahwa para caleg dari Partai Perindo harus door to door ke masyarakat dan menyarankan adanya saksi pemilu agar suara tidak hilang.
"Saya tegaskan saksi nanti akan diatur topnine. Masalah 2, 3, 4 saksi terserah anda," tuturnya.
Kegiatan konsolidasi hanya berlangsung selama kurang lebih empat jam yang berakhir pada pukul 16.20 WIB. Acara juga berakhir dengan berswa foto (selfi) ria oleh para kader dengan Hary untuk diunggah di media sosialnya. Sementara caleg yang pingsan, digotong ke luar Mall Balekota untuk mendapatkan perawatan.(MRI/RGI)
Dalam balutan seminar nasional itu, Anda memamerkan angka 60 ribu siswa sekolah gratis seolah-olah itu adalah tiket emas menuju surga kesejahteraan.
TODAY TAGDi tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.
Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) menempatkan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sebagai wilayah dengan angka partisipasi pendidikan tertinggi di Provinsi Banten.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews