Connect With Us

Caleg Perindo Pingsan Saat Hary Tanoe Pidato di Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 22 November 2018 | 17:00

Salah satu caleg perempuan dari Partai Perindo tiba-tiba pingsan saat menyimak pidato pembekalan yang diberikan ketua umumnya, Hary Tanoesoedibjo, di Mall Balekota, Kota Tangerang, Kamis (22/11/2018). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Salah satu caleg perempuan dari Partai Perindo tiba-tiba pingsan saat menyimak pidato pembekalan yang diberikan ketua umumnya, Hary Tanoesoedibjo.

Pembekalan kepada para caleg Partai Perindo se-Provinsi Banten digelar dalam rangka konsolidasi untuk pemenangan Pemilu 2019 di Mall Balekota, Kota Tangerang, Kamis (22/11/2018).

Selain Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo, para pimpinan partai Perindo juga turut hadir. Mereka kompak mengenakan baju partai berwarna putih.

"Kita harus bangun suatu image yang fokus dalam perjuangan Perindo. Yang paling efektif membangun Indonesia, kita harus ada di legislatif dan eksekutif," ujar Hary di hadapan ratusan kadernya.

Namun disela-sela pemaparan Hary, terjadi insiden yang mengundang perhatian para hadirin. Salah seorang caleg perempuan tiba-tiba terjatuh. Ia terbaring lemas karena pingsan.

Sontak suasana heboh pun terjadi di ruangan konsolidasi. Para hadirin termasuk Hary tampak panik. Kemudian, perempuan yang pingsan itu digotong ke pinggir ruangan.

Selama 10 menit mendapat pertolongan, caleg tersebut masih tidak sadarkan diri. Acaranya pun kembali dimulai, meski beberapa kader tetap berupaya menangani caleg lemah lunglai itu.

"Sudah, sudah dilanjut, ada dokter kan?" tutur Hary.

Dalam kesempatan itu, Hary menegaskan bahwa para caleg dari Partai Perindo harus door to door ke masyarakat dan menyarankan adanya saksi pemilu agar suara tidak hilang.

"Saya tegaskan saksi nanti akan diatur topnine. Masalah 2, 3, 4 saksi terserah anda," tuturnya.

Kegiatan konsolidasi hanya berlangsung selama kurang lebih empat jam yang berakhir pada pukul 16.20 WIB. Acara juga berakhir dengan berswa foto (selfi) ria oleh para kader dengan Hary untuk diunggah di media sosialnya. Sementara caleg yang pingsan, digotong ke luar Mall Balekota untuk mendapatkan perawatan.(MRI/RGI)

WISATA
Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Selasa, 12 Mei 2026 | 15:52

Kawasan Pondok Ranji, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kini punya ikon baru. Alun-alun Pondok Ranji bertransformasi menjadi ruang publik yang modern, inklusif, dan ramah keluarga.

TOKOH
Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:56

Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.

KAB. TANGERANG
10 Tahun Tempat Hiburan Malam Beroperasi Dekat Puspemkab Tangerang, Begini Tanggapan Bupati

10 Tahun Tempat Hiburan Malam Beroperasi Dekat Puspemkab Tangerang, Begini Tanggapan Bupati

Rabu, 13 Mei 2026 | 17:18

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menanggapi polemik terhadap keberadaan sejumlah tempat hiburan malam (THM) di area Kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang, Kecamatan Tigaraksa.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill