Connect With Us

Rebutan Lahan Parkir Disdukcapil Tangerang, 29 Preman Diamankan

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 26 November 2018 | 23:34

| Dibaca : 8834

Petugas Kepolisian mengamankan kelompok preman di kawasan Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangerang karena diduga akan melakukan keributan. (TangerangNews/2018 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Petugas gabungan mengamankan dua kelompok preman yang diduga akan bentrok di kawasan Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangerang.

Bentrokan yang nyaris terjadi antara kedua kelompok tersebut diduga lantaran perebutan lahan parkir Kantor Disdukcapil Kota Tangerang.

Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kompol Abdul Rochim mengatakan, pihaknya mengamankan 29 preman yang akan terlibat bentrok.

"Yang diamankan 29 orang. Mereka campuran dari kelompok Ambon, Kupang dan Modernland," ujarnya kepada TangerangNews.com, Senin (26/11/2018).

Menurutnya, puluhan preman itu diamankan dibeberapa titik, seperti di kantor BPJS, lapangan Sukun, Modernland, dan Taman Potret sebelum terjadinya bentrok.

Ia juga menyebut, rencana bentrokan lantaran perebutan lahan parkir Kantor Disdukcapil Kota Tangerang.

"Itu karena memperebutkan lahan parkir Disdukcapil. Situasi sudah aman terkendali," imbuhnya.

Seperti diketahui, gedung kantor pelayanan Disdukcapil Kota Tangerang rencananya akan pindah dari alamat sebelumnya yakni Cikokol ke depan kantor Puspemkot Tangerang.(RAZ/HRU)

AYO! TANGERANG CERDAS
Ayah & Bunda, Tanamkan Sikap Kritis kepada Buah Hati Sejak Dini

Ayah & Bunda, Tanamkan Sikap Kritis kepada Buah Hati Sejak Dini

Sabtu, 4 Juli 2020 | 13:11

TANGERANGNEWS.com-Fase perkembangan anak membutuhkan pendampingan intens dari orang dewasa. Kemudahan mengakses internet membuat

MANCANEGARA
Gara-gara Berantakan, Kamar Pria Ini Ditinggali Buaya

Gara-gara Berantakan, Kamar Pria Ini Ditinggali Buaya

Minggu, 2 Agustus 2020 | 18:04

TANGERANGNEWS.com-Akibat kondisi kamar berantakan tak terurus, seekor buaya tinggal di rumah milik seorang pria di asal China. Bahkan pria tersebut tak sadar jika selama ini dirinya tidur dengan buaya paling berbahaya

"Dengan Hidup yang Hanya Sepanjang  Setengah Tarikan Napas, Jangan Tanam Apapun Kecuali Cinta."

Jalaluddin Rumi