Connect With Us

Wajib Tahu, Ini 3 Program Pembangunan Arief - Sachrudin 5 Tahun Kedepan!

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 26 Desember 2018 | 21:14

Arief R Wismansyah dan Sachrudin saling berjabat tangan usai penutupan resepsi pelantikannya di Tangerang Live Room. (TangerangNews/2018 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Pasangan Arief R Wismansyah - Sachrudin telah dilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang periode 2018-2023. Petahana tersebut berkomitmen untuk mensejahterakan masyarakat yang berkelanjutan lewat visi misi yang dicanangkan.

"Kita ingin kota ini menjadi kota sejahtera, kota yang memiliki budaya akhlakul karimah bukan sekedar slogan dan juga kota yang berdaya saing," ujar Arief usai penutupan resepsi pelantikannya di Puspemkot Tangerang, Rabu (26/12/2018).

Selama lima tahun kedepan, duet Arief - Sachrudin berupaya mengimplementasikan tiga program pembangunan sesuai dengan misinya yakni Trilogi Karya (Trikarya).

Program pertama adalah e-government. E-government merupakan upaya penerapan pelayanan yang dapat memudahkan masyarakat. Arief ingin pelayanan di Kota Tangerang serba digital atau paperless. Program ini ditargetkan tahun 2020.

"Jadi pelayanan masyarakat mulai dari RT, RW sampai keluar surat pengantar dan kebutuhan administrasi lainnya terintegrasi secara online untuk memberikan kemudahan buat masyarakat," katanya.

Program kedua adalah Kampung Kita. Di mana, program Kampung Kita merupakan upaya mengentaskan masalah kesenjangan sosial, masalah pengangguran, dan masalah kenakalan remaja dengan mengintegrasikan 19 operasi perangkat daerah (OPD).

"Jadi nanti misalnya Dispora bikin kampung olahraga, bagaimana membudayakan masyarakat berolahraga. Disbudpar bikin kampung budaya dan pariwisata, kita pengen tiap kampung ada sanggar. Begitu juga OPD-OPD lain," ucapnya.

Sementara program ketiga adalah memprioritaskan infrastruktur dalam rangka upaya menunjang Kota Tangerang yang mampu berdaya saing.

Arief mengatakan, untuk fokus infrastruktur tersebut ia berencana merehabilitasi maupun membangun sarana penunjang di 21 titik simpang jalan.

"Contohnya Jalan Daan Mogot dan Jalan Jenderal Sudirman itu kita bikin jembatan-jembatan baru. Kita bikin satu arah perbaikan jalan overpass underpass," tuturnya.

Selain itu, dalam program ini pula, ia akan membangun sport center di Stadion Benteng dengan konsep indoor layak Istora Senayan yang mampu menampung kapasitas 15.000 orang. Serta konsep outdoor atau lapangan untuk sepakbola juga akan dibangun di kawasan Selapajang yang mampu menampung kapasitas 25.000 hingga 30.000 orang.

"GOR paling besar kan cuma Dimyati, nah nanti ada lagi di Green Lake dan di Alam Sutera. Kita juga pengen buat taman budaya di Modernland. Banyaklah programnya," papar Arief.(RAZ/HRU)

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

PROPERTI
Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Sabtu, 14 Februari 2026 | 13:47

Menandai perjalanan panjang menuju usia emas 50 tahun, PT Summarecon Agung Tbk kembali menggelar ajang penghargaan bergengsi Summarecon Awards 2026.

OPINI
Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Jumat, 27 Februari 2026 | 17:02

Ramadhan secara teologis dimaknai sebagai bulan penyucian diri, penguatan ketakwaan, dan peneguhan solidaritas sosial. Puasa tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan juga latihan spiritual untuk membangun empati dan keadilan sosial.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill