Connect With Us

BPBD Kota Tangerang Miliki Tim Khusus Tangani Korban Trauma Bencana

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 3 Januari 2019 | 13:26

Personel Tim hypnoteraphy BPBD Kota Tangerang. (TangerangNews/2018 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Irman Puja Hendra mengatakan, saat ini pihaknya telah memiliki tim hypnoteraphy yang bertugas untuk menangani korban trauma akibat bencana.

“Saat ini kami memiliki personel sebanyak 400 orang yang terbagi menjadi tiga pleton,” ujarnya di markas komando BPBD Kota Tangerang, Kamis (3/1/2019).

Menurutnya, BPBD Kota Tangerang juga telah melakukan berbagai upaya untuk peningkatan kemampuan personel. Salah satunya dengan melakukan simulasi kebencanaan baik yang dilakukan disekolah ataupun ditingkat perusahaan.

“Sarana dan prasarana sudah kami tambah seperti perahu yang saat ini ada 6 unit yang dimiliki oleh BPBD Kota Tangerang dan kendaraan bermotor,” ucapnya.

Lebih lanjut, pihaknya meminta masyarakat waspada dan jangan ragu melapor jika mengalami musibah becana alam.

Terlebih pasca insiden trunami pada 23 Desember 2018 kemarin membuat pemerintah menetapkan Provinsi Banten sebagai daerah rawan bencana hingga 7 Januari mendatang.

Selain itu, saat ini aktivitas Gunung Anak Krakatau masih dalam status siaga III.

“Masyarakat jangan panik dan tetap tenang. Gunakan masker jika abu Gunung Anak Krakatau turun dan laporkan kepada kami,” paparnya.(RAZ/HRU)

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

AYO! TANGERANG CERDAS
Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Senin, 29 Juni 2026 | 19:00

Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill