KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Irman Puja Hendra mengatakan, saat ini pihaknya telah memiliki tim hypnoteraphy yang bertugas untuk menangani korban trauma akibat bencana.
“Saat ini kami memiliki personel sebanyak 400 orang yang terbagi menjadi tiga pleton,” ujarnya di markas komando BPBD Kota Tangerang, Kamis (3/1/2019).
Menurutnya, BPBD Kota Tangerang juga telah melakukan berbagai upaya untuk peningkatan kemampuan personel. Salah satunya dengan melakukan simulasi kebencanaan baik yang dilakukan disekolah ataupun ditingkat perusahaan.
“Sarana dan prasarana sudah kami tambah seperti perahu yang saat ini ada 6 unit yang dimiliki oleh BPBD Kota Tangerang dan kendaraan bermotor,” ucapnya.
Lebih lanjut, pihaknya meminta masyarakat waspada dan jangan ragu melapor jika mengalami musibah becana alam.
Terlebih pasca insiden trunami pada 23 Desember 2018 kemarin membuat pemerintah menetapkan Provinsi Banten sebagai daerah rawan bencana hingga 7 Januari mendatang.
Selain itu, saat ini aktivitas Gunung Anak Krakatau masih dalam status siaga III.
“Masyarakat jangan panik dan tetap tenang. Gunakan masker jika abu Gunung Anak Krakatau turun dan laporkan kepada kami,” paparnya.(RAZ/HRU)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGDinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang melakukan pengambilan sampel Sungai Cimanceuri yang tercemar di tiga lokasi di sekitar Kawasan Industri Milenium.
Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.
Sebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews