Penanganan Banjir dan Sampah Jadi Fokus Pemkot Tangsel di 2027
Minggu, 12 April 2026 | 15:47
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memfokuskan penanganan banjir hingga sampah pada dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.
TANGERANGNEWS.com-Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Irman Puja Hendra mengatakan, saat ini pihaknya telah memiliki tim hypnoteraphy yang bertugas untuk menangani korban trauma akibat bencana.
“Saat ini kami memiliki personel sebanyak 400 orang yang terbagi menjadi tiga pleton,” ujarnya di markas komando BPBD Kota Tangerang, Kamis (3/1/2019).
Menurutnya, BPBD Kota Tangerang juga telah melakukan berbagai upaya untuk peningkatan kemampuan personel. Salah satunya dengan melakukan simulasi kebencanaan baik yang dilakukan disekolah ataupun ditingkat perusahaan.
“Sarana dan prasarana sudah kami tambah seperti perahu yang saat ini ada 6 unit yang dimiliki oleh BPBD Kota Tangerang dan kendaraan bermotor,” ucapnya.
Lebih lanjut, pihaknya meminta masyarakat waspada dan jangan ragu melapor jika mengalami musibah becana alam.
Terlebih pasca insiden trunami pada 23 Desember 2018 kemarin membuat pemerintah menetapkan Provinsi Banten sebagai daerah rawan bencana hingga 7 Januari mendatang.
Selain itu, saat ini aktivitas Gunung Anak Krakatau masih dalam status siaga III.
“Masyarakat jangan panik dan tetap tenang. Gunakan masker jika abu Gunung Anak Krakatau turun dan laporkan kepada kami,” paparnya.(RAZ/HRU)
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memfokuskan penanganan banjir hingga sampah pada dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.
TODAY TAGPresiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
Dinas Pendidikan Kota Tangerang resmi membuka masa pendaftaran Pra Seleksi Penerimaan Murid Baru atau Pra SPMB Tahun Ajaran 2026.
Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung mengungkap kasus dugaan tindak pidana narkotika jenis sabu seberat 15,7 kilogram di kawasan Seaport Pelabuhan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews