Connect With Us

Timses Jokowi & Prabowo Berebut Swing Voters di Kota Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 14 Januari 2019 | 20:00

Pasangan Capres dan Cawapres Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandi. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Tim Kemenangan Daerah (TKD) Jokowi-Ma'ruf dengan Badan Pemenangan Daerah (BPD) Prabowo-Sandi Kota Tangerang saling berebut suara mengambang (swing voters) di Kota Tangerang.

Berdasarkan survei sejumlah lembaga, pemilih tidak loyal tersebut ditaksir mencapai 40 persen yang notabene suara kaum pemuda dari jumlah pemilih yang ada se-Indonesia dalam Pilpres 2019.

Ketua TKD Jokowi-Ma'ruf Kota Tangerang Bambang Suwondo mengatakan, target suara kemenangan di Kota Tangerang mencapai 70 persen. Ia juga mengklaim bahwa target tersebut akan tercapai.

"Target kita 70 persen semua elemen masyarakat Kota Tangerang dari birokrat, pengusaha, alim ulama dan tokoh masyarakat semua sudah sama-sama memenangkan," kata Bambang kepada TangerangNews di kediamannya, kawasan Cipondoh, Kota Tangerang, Senin (14/1/2019).

Sementara mengenai suara mengambang di Kota Tangerang, Bambang mengaku akan diraihnya. Sebab, seluruh elemen calon pemilih di Kota Tangerang yang diakuinya pula sebagai strategi  ini telah dijamak. Terlebih, kaum alim ulama pun telah digandeng.

"Kita harus ambil itu (suara mengambang) dengan berkumpulnya alim ulama, ya, 60 persen suara mengambang di Kota Tangerang kami yakin dapat. Karena ini semua 13 kecamatan di Kota Tangerang sudah kita ambil semua, sudah dukung, sudah berdoa masa tidak terkabul," ucapnya.

Tak ingin kalah, Ketua BPD Prabowo-Sandi Kota Tangerang Pontjo Prayogo mengungkapkan hal yang serupa bahwa target suara dalam Pilpres 2019 di Kota Tangerang berada di angka 70 persen.

"Target suara kita tentu 70 persen dengan strategi bahwa kita terus berjalan menguatkan struktur dan lebih konsentrasi terhadap fraksi kita karena itu yang menjadi ujung tombak," ungkapnya.

Selain itu, Pontjo optimis bahwa suara mengambang di Kota Tangerang pun akan diraihnya dengan perolehan 30 persen suara. Pontjo bertutur bahwa upaya menggaet suara mengambang tersebut dengan terus menjual program-program yang ditawarkan Prabowo-Sandi.

"Kalau soal ngambang kita masih bergerak sampai saat ini ya, kan kita meyakini bahwa bang Sandi mewakili kaum milenial," tuturnya.(MRI/RGI)

HIBURAN
PET KINGDOM Kembali Gelar CARE FOR PAW, Salurkan 34,2 Ton Makanan Hewan untuk Shelter Anabul

PET KINGDOM Kembali Gelar CARE FOR PAW, Salurkan 34,2 Ton Makanan Hewan untuk Shelter Anabul

Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:24

PET KINGDOM kembali menggelar program CARE FOR PAW bertema “Kebaikan untuk Anabul” pada September hingga November 2026.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill