Connect With Us

Spanduk Wanita Diduga Penipu Modus Sertifikat Ganda di Karawaci Raib

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 17 Januari 2019 | 15:00

Terlihat spanduk berisi tudingan penipuan yang dilakukan Tanti Komalasari di sebuah rumah mewah di Agraria No 16, RT 03/08, Kelurahan Nusajaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, telah hilang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Sebuah spanduk berisi tudingan penipuan yang dilakukan Tanti Komalasari di sebuah rumah mewah di Agraria No 16, RT 03/08, Kelurahan Nusajaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, telah hilang.

Terpantau pada Kamis (17/1/2019), spanduk berukuran 3x3 yang awalnya terpampang di pagar rumah mewah tersebut mulai tidak terlihat pada pukul 06.00 WIB. Diduga spanduk tersebut telah dicopot seseorang.

"Sekarang memang spanduknya sudah dicopot, enggak tahu siapa yang copot," kata Tati, satu di antara pemasang spanduk tersebut kepada TangerangNews.

Tati tidak mengetahui orang yang mencopot spanduk itu. Selain itu berdasarkan informasi, warga setempat pun juga tidak mengetahui kapan spanduk itu dilepas.

Kendati demikian, kata Tati, spanduk yang dipasang oleh sejumlah orang yang mengaku korban penipuan termasuk dirinya ini masih terpasang disalah satu kontrakan milik Tanti di kawasan Jalan Rajawali, Karawaci.

"Tapi yang kontrakan belum dicopot. Tujuan kami pasang agar orang menghubungi kami untuk menemukan Tanti," tuturnya.(RAZ/RGI)

BANTEN
PLN Banten Selatan Ajak Dialog dengan Pelanggan, Bahas Kebutuhan Listrik untuk Dukung Pertumbuhan Usaha

PLN Banten Selatan Ajak Dialog dengan Pelanggan, Bahas Kebutuhan Listrik untuk Dukung Pertumbuhan Usaha

Sabtu, 26 September 2026 | 10:16

PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Banten Selatan mempertemukan pelanggan dan jajaran PLN dalam Customer Partnership Forum 2026 di Lebak, Jumat 25 September 2026.

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill