Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan
Senin, 27 April 2026 | 07:36
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TANGERANGNEWS.com-Bagi pengendara roda dua, harap berhati-hati di jalan saat musim penghujan. Pasalnya banyak sejumlah jalan di Kota Tangerang mengalami kerusakan dan berlumpur yang dapat memicu kecelakaan.
Berdasarkan pantauan TangerangNews, beberapa titik kerusakan terlihat di Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Surya Darma dan Jalan Garuda. Sementara di Jalan Halim Perdanakusuma yang menjadi akses menuju Bandara Soekarno Hatta pun terpantau berlumpur karena adanya proyek.
Kanit Laka Satlantas Polres Metro Tangerang AKP Isa Ansori mengatakan, selain di jalan tersebut, jalan yang menjadi titik rawan kecelakaan juga berada di Jalan Daan Mogot.
Menurutnya, jalan yang menghubungkan Kota Tangerang dengan Jakarta Barat itu menjadi rawan kecelakaan, karena intensitas kendaraan yang melintas cukup padat.
"Untuk sementara data yang rawan kecelakaan berada di Jalan Daan Mogot, kalau hujan bisa lebih rawan. Kalau berlubang, kita dari unit Dikyasa sering sampaikan kepada dinas terkait agar langsung melakukan perbaikan, misalnya di jalan Garuda bekas galian pipa," ujarnya kepada TangerangNews, Senin (21/1/2019).
Isa mengimbau kepada para pengendara untuk mengurangi kecepatan saat melintas di jalanan yang rusak maupun berlumpur untuk menghindari kecelakaan. Menurutnya, kecepatan kendaraan yang dianjurkan saat kondisi jalan basah akibat diguyur hujan adalah 20 km/perjam.
"Kepada para pengguna jalan tetap agar behati-hati, mengingat jalan hujan dan basah apalagi proyek itu ada ceceran tanah itu motor licin maka kemungkinan terjadi kecelakaan," imbuhnya.(RAZ/RGI)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TODAY TAGPemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah penanganan menyeluruh untuk mengatasi persoalan banjir di Kawasan Melati Mas, Kecamatan Serpong Utara.
Seiring dengan perkembangan desain arsitektur dan interior yang semakin dinamis, kebutuhan akan elemen pendukung ruang pun ikut mengalami perubahan. Ruang kini tidak lagi bersifat statis, melainkan terus bertransformasi mengikuti fungsi
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews