Connect With Us

25 Fasilitas Olahraga Jadi Sumber PAD Kota Tangerang, Ini Targetnya

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 21 Januari 2019 | 16:37

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang Dedi Suhada. (TangerangNews/2018 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang mempunyai 25 fasilitas olahraga yang menjadi salah satu sektor sebagai pendapatan asli daerah (PAD). Untuk tahun 2019 PAD ditargetkan Rp840 juta.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang Dedi Suhada mengaku optimis mencapai PAD tersebut bahkan bisa melampaui target seperti halnya tahun 2018 kemarin.

"Target kemarin tahun 2018 Rp833 juta, dan alhamdulillah terealisasi Rp841 juta. Nah tahun ini juga semoga bisa melebihi target dengan angka Rp840 juta," ujar Dedi kepada TangerangNews, Senin (21/1/2019).

Ia mengatakan, PAD tersebut berasal dari 25 sarana dan prasarana olahraga dengan rincian 19 gelanggang olahraga (Gor) dan 6 stadion mini yang tersebar di Kota Tangerang.

"Itu retribusi berasal dari penyewaan non konvensional maupun konvensional terhadap 25 fasilitas olahraga," terangnya.

Ia menambahkan, sesungguhnya Pemkot Tangerang tidak begitu memikirkan PAD dari sarana dan prasarana olahraga. Sebab fasilitas olahraga ini sebagai wadah untuk mengembangkan minat masyarakat berolahraga.

"Sebenarnya yang kami inginkan fasilitas olahraga yang ada untuk benar-benar memberikan pelayanan kepada masyarakat tanpa retribusi," imbuhnya.(RMI/HRU)

BISNIS
Setelah 5 Tahun, Menantea Akhiri Operasional Seluruh Gerai April 2026

Setelah 5 Tahun, Menantea Akhiri Operasional Seluruh Gerai April 2026

Selasa, 14 April 2026 | 14:11

Bisnis minuman teh kekinian Menantea yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, lalu, resmi menghentikan seluruh operasional gerainya pada 25 April 2026, setelah berjalan selama kurang lebih lima tahun.

OPINI
Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Selasa, 7 April 2026 | 15:06

Libur lebaran telah usai, tapi masalah baru yang mesti dihadapi pemerintah pasca Ramadan justru mulai muncul, salah satunya adalah urbanisasi. Euforia gemerlapnya kota meracuni penduduk desa untuk bisa menikmatinya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill