Banjir Rusak 50 Titik Jalan di Kabupaten Tangerang
Selasa, 3 Februari 2026 | 21:46
Dinas Binamarga dan Sumber Daya Air (SDA) Kabupaten Tangerang mendata sebanyak 50 titik jalan di wilayahnya rusak karena banjir yang terjadi sejak awal Januari 2026.
TANGERANGNEWS.com-Ratusan orang akan mengesahkan status pernikahannya pada perayaan hari ulang tahun (HUT) Kota Tangerang yang ke-26.
Pasalnya, diperayaan milad yang akan jatuh pada 28 Februari 2019 mendatang, Pemkot Tangerang menggelar acara Tangerang Ngabesan.
Dalam Tangerang Ngabesan tersebut, sebanyak 663 pasangan pengantin yang pernikahannya belum tercatat secara resmi oleh negara, rencananya bakal disahkan melalui sidang Itsbat oleh Pengadilan Agama.
Kabag Humas dan Protokol Pemerintah Kota Tangerang Felix Mulyawan mengatakan, ratusan pasangan pengantin tersebut juga akan langsung diberikan Buku Nikah.
Menurutnya, dalam momen berbahagia itu pula, ratusan pengantin itu akan dimeriahkan dengan berbagai macam pertunjukan seperti kesenian dan budaya.
"Rencananya juga akan dilakukan acara tasyakuran massal buat para penganten tersebut yang difasilitasi oleh Pemkot Tangerang," ujar Felix dalam keterangan tertulis yang diterima TangerangNews, Senin (21/1/2019).
Felix menambahkan, berbagai event menarik dalam rangkaian HUT Kota Tangerang ke-26 juga akan turut digelar seperti Tangerang Expo, Tangerang Great Sale, Fun bike dan lain sebagainya.
"Selain itu, ada pemusnahan miras, rapat paripurna istimewa DPRD hingga resepsi. Insyaallah, semoga HUT Kota Tangerang berjalan dengan lancar," katanya.(RMI/HRU)
Dinas Binamarga dan Sumber Daya Air (SDA) Kabupaten Tangerang mendata sebanyak 50 titik jalan di wilayahnya rusak karena banjir yang terjadi sejak awal Januari 2026.
TODAY TAGAnggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdullah atau yang akrab disapa Gus Abduh, angkat bicara terkait penetapan Bahar bin Smith sebagai tersangka kasus dugaan penganiayaan terhadap anggota Banser Kota Tangerang.
Di Kabupaten Tangerang, lubang jalan bukan lagi anomali. Ia telah menjadi pola. Ia hadir bukan sebagai kecelakaan kebijakan, melainkan sebagai hasil dari pembiaran yang sistematis.
Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews