KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Ratusan orang akan mengesahkan status pernikahannya pada perayaan hari ulang tahun (HUT) Kota Tangerang yang ke-26.
Pasalnya, diperayaan milad yang akan jatuh pada 28 Februari 2019 mendatang, Pemkot Tangerang menggelar acara Tangerang Ngabesan.
Dalam Tangerang Ngabesan tersebut, sebanyak 663 pasangan pengantin yang pernikahannya belum tercatat secara resmi oleh negara, rencananya bakal disahkan melalui sidang Itsbat oleh Pengadilan Agama.
Kabag Humas dan Protokol Pemerintah Kota Tangerang Felix Mulyawan mengatakan, ratusan pasangan pengantin tersebut juga akan langsung diberikan Buku Nikah.
Menurutnya, dalam momen berbahagia itu pula, ratusan pengantin itu akan dimeriahkan dengan berbagai macam pertunjukan seperti kesenian dan budaya.
"Rencananya juga akan dilakukan acara tasyakuran massal buat para penganten tersebut yang difasilitasi oleh Pemkot Tangerang," ujar Felix dalam keterangan tertulis yang diterima TangerangNews, Senin (21/1/2019).
Felix menambahkan, berbagai event menarik dalam rangkaian HUT Kota Tangerang ke-26 juga akan turut digelar seperti Tangerang Expo, Tangerang Great Sale, Fun bike dan lain sebagainya.
"Selain itu, ada pemusnahan miras, rapat paripurna istimewa DPRD hingga resepsi. Insyaallah, semoga HUT Kota Tangerang berjalan dengan lancar," katanya.(RMI/HRU)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGKabar baik bagi para atlet, pelatih, ofisial dan manajer kontingen Kota Tangerang. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memastikan bonus prestasi bagi peraih medali pada ajang POPDA, PEPARPEDA hingga kompetisi olahraga lainnya akan dibagikan
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews