Connect With Us

Konsultasi dengan Kejari, Dindik Tangerang Minta Proyeknya Dipantau

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 31 Januari 2019 | 19:00

| Dibaca : 501

Kepala Dinas Pendidikan Abduh Surahman di Ruang Akhlakul Karimah, Puspemkot Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com--Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Tangerang mengaku terus berkonsultasi dan berkoordinasi dengan Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) terkait pengadaan barang dan jasa.

"Kami tidak pernah melepaskan diri dari konsultasi dengan pihak-pihak terkait, karena kami juga ingin aman," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Abduh Surahman usai seremoni peresmian gedung di SMPN 1 Tangerang, Kamis (31/1/2019).

Ia mengatakan bahwa, pihaknya terus melakukan konsultasi dengan Kejari maupun Kepolisian setempat untuk membeberkan pelaksanaan proyek demi transparansi.

"Kami ekspose kegiatan proyek ke Kejaksaan lewat TP4D kemudian Kepolisian juga. Jadi mereka paham benar bahwa kegiatan yang kami lakukan transparan," jelasnya.

Menurutnya, hampir seluruh kegiatan pengadaan barang dan jasa di Dindik Kota Tangerang dikonsultasikan dalam rangka mencegah tindak korupsi maupun pungutan liar.

"Hampir semuanya. Kecuali yang sifatnya rutin biasa, kalau pengadaan kertas itu kan enggak. Tapi modelnya insentif guru, BOP, itu kami konsultasi," paparnya.

Sebelumnya, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang bersedia melakukan pendampingan atas realisasi penggunaan anggaran di Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kepala Kejari Kota Tangerang Robert P.A Palealu mengungkapkan, seluruh pengadaan barang dan jasa harus di informasikan dan diumumkan agar terciptanya transparansi. Dengan demikian, kata Robert, dapat mengoptimalisasikan pencegahan dugaan tindak korupsi.(MRI/RGI)

KAB. TANGERANG
Atasi Antrean di Kantor Layanan, BPJS Kesehatan Perkenalkan Pandawa

Atasi Antrean di Kantor Layanan, BPJS Kesehatan Perkenalkan Pandawa

Selasa, 22 September 2020 | 19:18

TANGERANGNEWS.com-Pandemi COVID-19 membuat beragam pelayanan langsung terkendala. Interaksi langsung dibatasi, sementara masyarakat tetap membutuhkan pelayanan cepat, hemat dan memuaskan.

HIBURAN
VIDEO : Pria Ini Kaget Lihat Tagihan Makan di Restoran Mewah

VIDEO : Pria Ini Kaget Lihat Tagihan Makan di Restoran Mewah

Minggu, 20 September 2020 | 11:50

TANGERANGNEWS.com-Video yang memperlihatkan seorang pia makan di restoran mewah viral di media sosial. Hal itu karena jumlah tagihan harga makanan yang fantastis, bahkan mengejutkan si pria tersebut

BANTEN
PHK Sepihak, Ribuan Buruh akan Kepung Gerai Beard Papa's di Tangerang

PHK Sepihak, Ribuan Buruh akan Kepung Gerai Beard Papa's di Tangerang

Senin, 21 September 2020 | 15:53

TANGERANGNEWS.com–Ribuan buruh yang tergabung dalam DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Banten akan menggelar unjuk rasa besar-besaran dalam waktu dekat

TANGSEL
Cerita Pilu Pasien Corona di Tangsel: Harus Talangi Tagihan Rp 584 Juta

Cerita Pilu Pasien Corona di Tangsel: Harus Talangi Tagihan Rp 584 Juta

Rabu, 23 September 2020 | 07:00

Namun ternyata manis janji itu tak dirasakan seluruh masyarakat Indonesia. Cerita pilu itu datang dari Loki -bukan nama sebenarnya-,

"Kerja sama terjadi bukan karena tak ada konflik, tetapi sebagai sarana untuk mengelola konflik."

Qoute