Connect With Us

Bocah SD Terseret Arus Ditemukan, Begini Kondisinya

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 2 Februari 2019 | 18:00

Jenazah Muhammad Raysa Fadillah bocah SD yang hanyut terbawa arus banjir berhasil ditemukan oleh petugas, Sabtu (2/2/2019). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Muhammad Raysa Fadillah, bocah malang yang hanyut terbawa derasnya arus Kali Kebyuran, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang sudah berhasil ditemukan.

"Petugas sudah menemukan tadi jam 15 .00 di Bendungan Polor, Jakarta Barat," kata Camat Karang Tengah Matrobin kepada TangerangNews, Sabtu (2/2/2019).

Korban yang masih duduk di bangku SD kelas SD 5 ini ditemukan oleh petugas gabungan BPBD, Basarnas dan Kepolisian di Kali Bendungan Polor setelah sempat hanyut terbawa arus banjir sejauh 5 kilometer dari Kali Kebyuran.

"Korban terseret arus lebih kurang 5 kilometer," ujarnya.

Matrobin mengatakan, pencarian bocah laki-laki berusia 11 tahun ini pun dilakukan sejak korban dinyatakan hilang pada Jumat pukul 16.00 WIB hingga berhasil ditemukan pada Sabtu pukul 15.00 WIB.

Saat ditemukan, korban dalam kondisi meninggal dunia. Kini jenazahnya telah dievakuasi oleh petugas. Kata Matrobin pula, korban akan langsung dimakamkan pada Malam ini di TPU kawasan Karang Tengah.

"Korban sudah dibawa ke rumah duka, dan akan dimakamkan malam ini juga," tuturnya.

Diketahui sebelumnya, bocah malang ini hanyut terbawa arus Kali Gebyuran saat sedang bermain di komplek Karang Tengah Permai bersama tiga orang temannya tanpa menghiraukan Kali Kebyuran yang meluap akibat hujan deras di wilayah tersebut pada Jumat (1/2/2019).(MRI/RGI)

OPINI
Jeffrey Epstein: Saat Kekayaan Tak Lagi Membahagiakan

Jeffrey Epstein: Saat Kekayaan Tak Lagi Membahagiakan

Senin, 9 Februari 2026 | 14:11

Epstein bukan orang biasa. Ia finansier kaya raya, memiliki pesawat pribadi, pulau pribadi, dan relasi dengan tokoh politik serta figur hiburan kelas atas. Ia hidup di puncak materi yang diimpikan banyak orang.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill