Connect With Us

Sachrudin Ajak Warga Sambut Sukacita HUT Kota Tangerang ke-26

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 4 Februari 2019 | 19:01

Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin saat menyalami para pegawai Pemkot Tangerang usai apel di plaza Pusat pemerintahan Kota Tangerang. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Memasuki bulan Februari, rangkaian HUT Kota Tangerang ke-26 sudah mulai digelar. Seperti Tangerang bersedekah yang dilaksanakan di 13 Kecamatan di Kota Tangerang dan juga Fun Bike yang diselenggarakan pada Februari ini di Perumahan Arcadia Kecamatan Batuceper.

Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin pun mengajak seluruh pegawai untuk ikut berpartisipasi menyambut hari jadi kota dan mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam seluruh rangkaian agenda kegiatan HUT Kota Tangerang. 

"Udah pada pasang bendera merah putih belum dirumahnya? Ayo kita ikut berpartisipasi memeriahkan hari lahir kota kita tercinta," ucapnya saat memimpin apel pada hari Senin (4/1/2019) di plaza Pusat pemerintahan Kota Tangerang.

Suasana apel Para pegawai Pemkot Tangerang di plaza Pusat pemerintahan Kota Tangerang.

Selain mengajak memeriahkan acara HUT Kota Tangerang, dalam kesempatan tersebut Sachrudin juga menyinggung soal kehadiran pegawai pada saat apel pagi. Sachrudin memerintahkan para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memantau dan memberikan sanksi tegas kepada para pegawai yang melanggar aturan kedisiplinan.

"Masih ada sekitar 300-an orang yang belum hadir pagi ini, saya enggak tahu apa karena belum sempat absen atau memang benar tidak hadir," katanya.

Selepas pelaksanaan apel pagi, Sachrudin juga menyempatkan diri untuk menerima 7 pegawai yang telah memasuki masa purna bakti di ruang kerjanya, sekaligus memberikan SK Pensiun, Tunjangan Hari Tua dan Dana Korpri.

Selain mengapresiasi dedikasi dan pengabdian mereka, Sachrudin juga mengingatkan kepada para pensiunan itu untuk bisa hidup hemat dan pintar berinvestasi.

"Jangan mudah tergiur dengan tawaran-tawaran investasi yang menjanjikan keuntungan besar tanpa harus bekerja keras, karena banyak sekali oknum diluar sana yang memanfaatkan para pensiunan untuk dijadikan korbannya," pesan Sachrudin.

Dalam kesempatan tersebut hadir juga Kepala TASPEN cabang Tangerang F. Daeli yang menerangkan inovasi yang dilakukan oleh pihak Taspen untuk memudahkan pelayanan pencairan dana pensiun. Dimana para pensiunan tidak harus datang ke PT Taspen untuk mencairkan dana pensiun setiap bulan, cukup melakukan otentifikasi di kantor PT Taspen pada awal memasuki pensiun dengan perekaman wajah, suara dan sidik jari.

"Pencairan dana untuk setiap bulannya bisa dilakukan di rumah dengan melakukan verifikasi melalui aplikasi TASPEN otentikasi yang dapat diunduh di app store. Jadi dana pensiun bisa langsung masuk di ATM para pegawai," jelasnya.(RMI/HRU)

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Akan Susun Regulasi Turunan Perpres Anti LGBT

Pemkab Tangerang Akan Susun Regulasi Turunan Perpres Anti LGBT

Jumat, 31 Juli 2026 | 20:16

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang berencana menyusun peraturan daerah (Perda) sebagai tindak lanjut kebijakan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 111 Tahun 2025 tentang penanganan isu Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender dan Queer (LGBTQ).

TEKNO
kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

Jumat, 31 Juli 2026 | 07:05

Paket internet sekarang tidak cuma soal jumlah gigabyte. Lewat kUotamasya by.U, kamu bisa mendapatkan kuota sekaligus mendapatkan kesempatan untuk mengikuti perjalanan dengan harga spesial.

TANGSEL
Perempuan di Pondok Aren Ditangkap Buang Mayat Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Pacar

Perempuan di Pondok Aren Ditangkap Buang Mayat Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Pacar

Kamis, 30 Juli 2026 | 21:08

Kepolisian menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penemuan sesosok mayat bayi perempuan di teras Klinik Amalia, Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill