Connect With Us

Gelang Emas Wanita Ini Dirampas di dalam Angkot Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 18 Februari 2019 | 15:29

Tersangka Nordin pelaku perampokan di angkot diamankan polisi di polsek Neglasari. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Sulistiasih, wanita berusia 59 tahun asal Pemalang ini menjadi korban perampasan saat menumpangi angkutan kota (angkot).

Korban kehilangan seutas gelang emas dengan berat 15 gram setelah dirampas sejumlah pelaku. Peristiwa itu terjadi di Jalan Dr Sintanala, Neglasari, Kota Tangerang pada Sabtu (16/2/2019).

Kapolsek Neglasari Kompol Robinson Manurung menjelaskan ikhwal kronologi tersebut. Dalam peristiwa itu, jajaran Polsek Neglasari tengah melaksanakan observasi kewilayahan dan mendengar teriakan korban.

Rupanya, teriakan itu berasal dari dalam angkot. Pelaku yang lebih dari satu orang mencoba melarikan diri setelah merampas perhiasan korban. Salah satu diantaranya berhasil ditangkap.

"Gelang emas korban dirampas. Dua pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor. Tapi pelaku berinisial N kami amankan karena tidak sempat kabur," jelasnya, Senin (18/2/2019).

Robinson mengatakan, N diamankan tanpa melakukan perlawanan terhadap anggota. Sementara rekan-rekan N melarikan diri dengan sepeda motor yang sebelumnya telah membuntuti angkot tersebut. Sedangkan korban tidak mengalami luka apapun saat insiden terjadi.

"Saat diinterogasi N mengakui bahwa sebelumnya telah melakukan tindak pidana serupa di dalam angkot sebanyak enam kali," katanya.

Robinson menambahkan, jaringan pelaku perampasan yang belakangan diketahui berasal dari Lampung ini memang kerap kerap memilih angkot sebagai target aksinya.

barang bukti.

"Mereka beraksi di wilayah Tigaraksa, Bitung, Jatake dan Balaraja dengan sasaran barang berupa HP, dompet, uang, perhiasan milik penumpang Angkot," tuturnya.

Kini polisi tengah memburu para pelaku lainnya yang berkomplot dengan N. Diketahui selain N, terdapat empat orang yang tercatat masuk dalam pencarian. Mereka diantaranya berinisial E, D, T, M.

"Jadi komplotan mereka sebanyak lima orang dengan peran masing-masing yang sudah mereka atur ketika beraksi," paparnya.(RAZ/HRU)

KAB. TANGERANG
Belum 24 Jam Dicor Sudah Retak, Proyek Jalan di Sepatan Dibongkar Ulang

Belum 24 Jam Dicor Sudah Retak, Proyek Jalan di Sepatan Dibongkar Ulang

Jumat, 4 September 2026 | 19:23

Jalan Raya Gardu Tanah Merah atau Jalan Pisangan Pakuhaji di Desa Kayu Agung, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, terpaksa dibongkar ulang menggunakan ekskavator meskipun proses pengecorannya belum sepenuhnya selesai.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
BPK Audit 3 Sektor Strategis Pemprov Banten, Andra Soni Minta OPD Kooperatif dan Transparan

BPK Audit 3 Sektor Strategis Pemprov Banten, Andra Soni Minta OPD Kooperatif dan Transparan

Jumat, 4 September 2026 | 22:21

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Banten mulai melakukan pemeriksaan semester II Tahun 2026 terhadap Pemerintah Provinsi (Pemprov) setempat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill