Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan
Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TANGERANGNEWS.com-Direktur Advokasi dan Hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sufmi Dasco Ahmad menargetkan 70 persen suara untuk kemenangan Prabowo-Sandi di wilayah Provinsi Banten, khususnya di Tangerang Raya.
Berdasarkan hasil survei, kata Dasco, di wilayah Tangerang Raya meliputi Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang sampai kini sudah mencapai 64 persen vote suara untuk pasangan Capres dan Cawapres nomor urut dua itu.

"Memang Tangerang Raya ini merupakan suara terbesar untuk Prabowo-Sandi di Provinsi Banten," ujarnya saat menghadiri kegiatan pelantikan 153 koordinator saksi Tempat Pemungutan Suara (TPS) wilayah Tangerang di Poris Plawad, Sabtu (23/2/2019).
Untuk mencapai target tersebut, seluruh relawan didorong untuk berjuang menjadi saksi kemenangan Prabowo-Sandi.
Turidi Susanto menjelaskan, para relawan akan dibekali Daftar Pemilih Tetap (DPT). Mereka juga diminta untuk mengajak warga di lingkungannya dengan radius 20 tetangga dan seterusnya berantai.

"Untuk para relawan, jangan ada dusta di antara kita," katanya.
Para relawan, lanjut Turidi, harus murni bekerja untuk memenangkan Capres Prabowo-Sandi, dan Caleg DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Caleg DPRD Banten, Andra Soni serta Caleg DPRD Kota Tangerang dari Dapil III (Kecamatan Cipondoh dan Pinang), Turidi Susanto.
Adapun ratusan relawan tersebut dikukuhkan secara simbolis Sufmi Dasco Ahmad yang juga menjabat sebagai Anggota DPR RI Partai Gerindra dan disaksikan anggota DPRD Banten, Andra Soni serta Ketua Komisi IV DPRD Kota Tangerang yang juga Koordinator BPN wilayah Tangerang Turidi Susanto.(RAZ/RGI)
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TODAY TAGSejumlah guru yang berasal dari Perkumpulan Guru Madrasah Mandiri (PGMM) Kabupaten Tangerang menyampaikan aspirasi kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, perihal kesejahteraan serta ketidakjelasan status kerja guru madrasah.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
Seorang warga negara (WN) India ditangkap aparat Bea Cukai karena hendak penyelundupkan serbuk emas murni di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews