Connect With Us

Masih di Inkubator, 6 Bayi Baru Lahir Dievakuasi dari Kebakaran RSUD

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 26 Februari 2019 | 01:26

Enam bayi yang berada dalam inkubator dievakuasi ke halaman masjid. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Enam bayi yang baru dilahirkan di RSUD Kota Tangerang tampak berada di halaman Masjid Al-Hidayah, Selasa (26/2/2019).

Para bayi itu berada dalam inkubator atau penghangat tubuh. Mereka dievakuasi karena menjadi korban terdampak kebakaran gedung rumah sakit.

Direktur Utama RSUD Kota Tangerang dr Feriyansyah menyebutkan, bayi malang itu akan dibawa ke rumah sakit terdekat yakni RSUD Kabupaten Tangerang dan RS EMC.

"Ini bayi juga kita evakuasi. Sudah berkoordinasi dengan rumah sakit terdekat," katanya.

Berdasarkan pantauan, hingga pukul 01.00 WIB ini, bayi yang akan dibawa itu masih menunggu ambulans. Sementara sejumlah ambulans yang ada tampak bolak-balik membawa para pasien dewasa.(RAZ/HRU)

SPORT
Portugal Singkirkan Kroasia Lewat Gol Menit Akhir Ronaldo Cs, Tantang Spanyol di 16 Besar

Portugal Singkirkan Kroasia Lewat Gol Menit Akhir Ronaldo Cs, Tantang Spanyol di 16 Besar

Jumat, 3 Juli 2026 | 10:47

Portugal memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Kroasia dengan skor 2-1 pada laga babak 32 besar di Toronto Stadium, Kamis, 3 Juli 2026 WIB.

AYO! TANGERANG CERDAS
Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Senin, 29 Juni 2026 | 19:00

Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.

PROPERTI
Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:29

Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill