Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan
Senin, 27 April 2026 | 07:36
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TANGERANGNEWS.com-Berbagai persiapan terus dilakukan Pemkot Tangerang jelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XVI Provinsi Banten yang akan berlangsung di Kota Tangerang mulai tanggal 25 - 29 Maret 2019.
Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah yang didampingi sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Tangerang melakukan monitoring ke beberapa masjid dan gedung yang nantinya akan digunakan sebagai venue berbagai kategori lomba dalam ajang MTQ XVI Provinsi Banten.

Salah satu lokasi yang dikunjungi Wali Kota dan rombongan adalah Museum Juang Taruna yang nantinya akan menjadi lokasi berlangsungnya cabang tilawah golongan cacat netra (canet) dan murottal.
"Toiletnya dibersihin, lampu yang mati cepet diganti, biar sepele tapi kan kebersihan toilet itu penting," ucap Arief saat meninjau ruangan - ruangan di Museum Juang Taruna, Jl. TMP Taruna No. 29, Tangerang, Jumat (8/3/2019).
Wali Kota menjabarkan Pemkot akan berusaha maksimal dalam menjadi tuan rumah perhelatan MTQ yang nantinya akan diikuti oleh ratusan peserta dari 8 Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten.
"Sekarang kesiapannya sudah 75 persen tapi masih banyak persiapan - persiapan kecil yang harus dilakukan," tambahnya.
"Mudah - mudahan bisa menyambut tamu yang datang dan bisa jadi tuan rumah yang baik," sambung Arief.
Selain masjid dan gedung, Wali Kota juga meninjau sejumlah ruang terbuka hijau yang ada di Kota Tangerang seperti Taman Hutan Kota, Taman Herbal dan Taman Makam Pahlawan.
"Baik peserta maupun tamu yang datang bisa punya pengalaman sendiri dengan berkunjung di kota tangerang," tukas Arief.(ADV)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TODAY TAGSatuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang kembali menindak pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di sejumlah titik strategis.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews