Connect With Us

Arief Launching Kampung Bertema CLBK di Karawaci

Advertorial | Minggu, 17 Maret 2019 | 16:07

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat melaunching kampung kreatif di Kampung Urang Baraya RW 1, Karawaci, Kota Tangerang, Minggu (17/3/2019). (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah melaunching Kampung Urang Baraya di RW 1, Kecamatan Karawaci dalam memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2019.

"Alhamdulillah nih, kebahagiaan buat kita karena di kampung Urang Baraya RW 01 ini sudah memulai menjadi kampung kreatif," kata Arief, Minggu (17/3/2019).

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat melaunching kampung kreatif di Kampung Urang Baraya RW 1, Karawaci, Kota Tangerang, Minggu (17/3/2019).

Kegiatan HPSN yang diinisiasi warga setempat ini mengusung tema CLBK atau Cinta Lingkungan Bersih untuk Kesehatan.

Arief pun membuka langsung acara yang menjadi sarana edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya mengenal dan mengelola sampah ini.

Ia mengaku terkejut dengan kampung Urang Baraya. Sebab, selain menambah catatan kampung tematik di Kota Tangerang, kampung ini memiliki fasilitas terlengkap.

"Jarang - jarang kampung banyak sekali fasilitasnya seperti ini, kampung Urang Baraya ini udah ada pasar, terminal, hotel, sudah bisa nih jadi kota mandiri," ucap Arief.

Acara tersebut juga diisi dengan berbagai kegiatan antara lain Sedekah Sampah, Cek Kesehatan, Recycle Art, Mewarnai (Anak - anak), Aksi Gerakan Pungut Sampah (GPS) dan Senam Massal.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat melaunching kampung kreatif di Kampung Urang Baraya RW 1, Karawaci, Kota Tangerang, Minggu (17/3/2019).

Arief bertutur bahwa sebagai makhluk hidup yang sudah diberikan anugerah terindah ini harus bisa menjaga dan merawat lingkungan.

"Jangan ibu - ibunya saja yang cakep - cakep, kampungnya juga dipercantik supaya kita juga betah," imbuh dia.

Arief pun berharap kedepan Kampung Urang Baraya bisa terus berkembang karena sebagai implementasi dari program Kampung Kita yang dapat mensejahterakan masyarakat.

"Saya harap ini bisa terus berkembang karena sudah banyak program penghijauannya nih, tadi ada kreatifitas recycle sampah, pelestarian penghijauan dan sebagainya," tukasnya.(RAZ/HRU)

BISNIS
Atasi Masalah Hama di Rumah dan Tempat Usaha, ecoCare Pest Padukan Konsep P.E.S.T dan Teknologi Modern

Atasi Masalah Hama di Rumah dan Tempat Usaha, ecoCare Pest Padukan Konsep P.E.S.T dan Teknologi Modern

Jumat, 12 Juni 2026 | 13:16

Gangguan hama di rumah maupun area bisnis bukan sekadar mengurangi kenyamanan, tetapi juga dapat menimbulkan risiko kesehatan serta merusak struktur bangunan.

BANTEN
Dua Truk Ekspedisi Kepergok Angkut 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Pelabuhan Merak, Nilainya Rp12,6 Miliar

Dua Truk Ekspedisi Kepergok Angkut 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Pelabuhan Merak, Nilainya Rp12,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 21:30

Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Banten bersama Bea Cukai Merak menggagalkan upaya peredaran 8.262.000 batang rokok ilegal bernilai miliaran rupiah di kawasan Pelabuhan Penyeberangan Merak-Bakauheni, Kamis 11 Juni 2026.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill