Pemprov Banten Bakal Evaluasi Penanganan Banjir Seluruh Kabupaten/Kota
Minggu, 25 Januari 2026 | 21:25
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan akan mengevaluasi efektivitas program penanganan banjir yang telah direncanakan sejak tahun 2025.
TANGERANGNEWS.com-Sebuah dump truk atau truk bertonase besar mogok di Jalan Daan Mogot KM 22.23, Tanah Tinggi, Kota Tangerang, Selasa (19/3/2019).
Posisi mogok truk sepanjang lima meter itu melintang sehingga menutupi ruas Jalan Daan Mogot sejak pukul 13.00 WIB.
Akibatnya, kemacetan kendaraan pun mengular di dua ruas jalan, baik menuju Kota Tangerang maupun menuju Kalideres.

"Mobilnya tiba-tiba mogok tadi pas saya mau masuk ke kawasan pergudangan," kata Diki, sopir truk mogok bernopol B-9947-UYU itu.
Truk berwarna merah ini mesinnya mengalami kendala ketika memutar dari Jalan Daan Mogot menuju kawasan Pergudangan di Tanah Tinggi.
Satu unit mobil derek dari Dinas Perhubungan pun tampak berada di lokasi. Mobil derek ini dimanfaatkan untuk men-charge aki truk tersebut.
"Tidak bisa ditarik (derek) karena kepala mobilnya tertekuk sehingga jika diderek akan jumplang. Satu-satunya cara dinyalakan mesinnya," kata Bripka Fajar anggota Unit Lantas Polsek Batuceper di lokasi.
Fajar mengatakan untuk pengendara yang melintas dari arah Kalideres menuju Kota Tangerang dianjurkan melewati Jalan Ampera Poris Plawad.
"Untuk menghindari kemacetan, pengendara bisa lewat jalur alternatif," tukasnya.(RAZ/RGI)
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan akan mengevaluasi efektivitas program penanganan banjir yang telah direncanakan sejak tahun 2025.
TODAY TAGKomisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.
Argumentasi yang dibangun oleh Khikmawanto mengenai urgensi pembuatan "Kandang Setan" di Kota Tangerang memang terdengar seperti sebuah kejujuran yang menyentak di tengah kelesuan moralitas publik.
Pemerintah berencana menyalurkan insentif bulanan sebesar Rp400.000 kepada guru honorer. Kebijakan ini disampaikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti sebagai bentuk dukungan negara terhadap guru honorer.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews