Aplikasi Bantu Cari Jadi Solusi Digital Lacak Barang hingga Orang Hilang
Jumat, 9 Januari 2026 | 15:33
Kehilangan barang, hewan peliharaan, hingga anggota keluarga kini tak lagi harus dihadapi sendirian.
TANGERANGNEWS.com-Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri maupun Swasta di Kota Tangerang secara serentak melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada Senin (25/3/2019).
Dari 129 SMK di Kota Tangerang, sembilan SMK Swasta di antaranya harus menumpang di sekolah lain agar para siswa-siswinya tetap bisa mengikuti UNBK.
Help Desk Tim Ujian Nasional Provinsi Banten Deka Rahadian mengatakan, sembilan SMK yang harus menumpang itu diantaranya asalah SMK Mandiri 99, SMK PGRI Pinang, SMK Benda, SMK Mandiri, SMK Al-Fuad, SMK Kesehatan Nusa Husada, SMK Atahiri, SMK Kihajar Dewantara dan SMK Islam Baiturahman.
"Mereka menumpangi delapan sekolah yang ada di Kota Tangerang," jelas dia saat melakukan pemantauan pelaksanaan UNBK di SMKN 4 Tangerang, Senin (25/3/2019).
Menurutnya, sekolah tersebut terpaksa menumpang karena minimnya fasilitas ujian dan jumlah siswa tidak mencapai standar minimal 20 orang. "Jadi mereka menumpangi sekolah lain untuk bisa ikut ujian," katanya.
Sementara itu terkait pelaksanaan UNBK di hari pertama ini, kata Deka, berjalan dengan lancar tanpa adanya kendala yang berarti.
Kendati begitu, Kantor Cabang Dinas (KCD) Tangerang berkoordinasi dengan pihak PLN terkait pasokan listrik sehingga server berjalan lancar.
"Masih lancar. KCD untuk minta PLN terus pasok listrik," tukasnya.(RAZ/HRU)
Kehilangan barang, hewan peliharaan, hingga anggota keluarga kini tak lagi harus dihadapi sendirian.
TODAY TAGMasih berani melawan arah demi menghemat waktu beberapa menit? Sebaiknya pikirkan berkali-kali. Selain mempertaruhkan nyawa, tindakan ceroboh ini bisa menyeret Anda ke balik jeruji besi hingga 5 tahun penjara.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten kembali mencatat laporan 1.362 kasus gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) sepanjang tahun 2025.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews