Gegara Unggah Meme, Admin Akun X TheKerupuk Diduga Ditangkap Polisi Tangerang
Jumat, 17 Juli 2026 | 09:51
Admin akun X "TheKerupuk" bernama Icad diduga ditangkap jajaran Polres Metro Tangerang Kota pada Selasa, 15 Juli 2026, lalu.
TANGERANGNEWS.com-Seorang pengamen jalanan bernama Egi Sugita, 20, tiba-tiba dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat pria di Sungai Cisadane, Kota Tangerang.
Egi yang hendak membuang air besar (BAB) itu malah melihat sesosok mayat tanpa identitas di bawah jembatan UNIS, pada Senin (25/3/2019) pukul 22.00 WIB.
Hal itu diungkapkan Kapolsek Tangerang Kompol Ewo Samono. Kata dia, mayat tanpa identitas ini diperkirakan berusia 50 tahun.
Saat ditemukan Egi, mayat ini memiliki ciri-ciri menggunakan baju kemeja motif garis warna merah hati kombinasi putih-hitam, celana bahan panjang warna hitam.
"Jadi saksi (Egi) hendak buang air besar melihat sosok seorang laki - laki tua dalam keadaan terlentang. Dia mencoba membangunkan, namun tidak bergerak dan tidak bernafas," jelas Ewo dalam keterangan tertulisnya, Selasa (26/3/2019).
Ewo mengatakan, mayat ini memiliki bentuk wajah oval dan rambut beruban tipis dengan tinggi badan sekira 170cm serta hidung agak mancung, bibir tipis dan gigi utuh.
Menurutnya, saat pengamen asal Pasar Anyar menemukan mayat tersebut, dia langsung melaporkan kepada warga sekitar hingga dilanjutkan kepada pihak Kepolisian. "Jenazah ditemukan dalam kondisi baik, secara kasat mata tidak di temukan tanda-tanda kekerasan," kata Ewo.
Ewo menambahkan, mayat tersebut telah dievakuasi dan dibawa menggunakan mobil ambulans ke RSUD Kabupaten Tangerang. "Masihkita identifikasi untuk mengetahui identitasnya," tukasnya.(RAZ/HRU)
Admin akun X "TheKerupuk" bernama Icad diduga ditangkap jajaran Polres Metro Tangerang Kota pada Selasa, 15 Juli 2026, lalu.
TODAY TAGSetelah melalui serangkaian seleksi yang melibatkan lebih dari 300 tea-rista dari ratusan gerai di berbagai daerah, Chatime akhirnya menetapkan pasangan asal Bintaro dan Surabaya sebagai pemenang Chatime Tea-rista Competition 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews