Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci
Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TANGERANGNEWS.com-Gejala caleg stres usai Pileg biasanya terjadi usai perhelatan Pemilu 17 April 2019 mendatang. Mereka stres karena kalah tidak terpilih sebagai wakil rakyat. Terlebih, dalam proses kampanye pula, para caleg telah habis-habisan mengeluarkan dana yang tidak sedikit.
Sekretaris Dinas Sosial Kota Tangerang Heryanto mengatakan, pihaknya akan membantu para caleg yang mengalami gangguan mental usai Pileg. Namun, bantuan hanya akan diberikan jika caleg itu miskin.
"Terkait caleg stres kalau dia miskin kita bantu," ujarnya kepada TangerangNews, Selasa (2/4/2019).
Di Kota Tangerang sendiri, KPU mencatat ada 648 Daftar Calon Tetap (DCT). Tentu bukan hal yang mudah bagi ratusan caleg yang tercatat dalam DCT itu memperebutkan 50 kursi Anggota DPRD Kota Tangerang periode 2019-2024.
Heryanto bertutur, bantuan yang dimaksud adalah diberikan fasilitas kesehatan, seperti menjembatani para caleg stres ke rumah sakit di Kota Tangerang.
"Kalau kelas tiga dia gratis pelayanan kesehatannya," jelasnya.
Ia menambahkan, Dinas Sosial Kota Tangerang memang memiliki fasilitas Rehabilitasi Sosial. Namun, fasilitas itu dikhususkan untuk para lansia dan anak terlantar, tidak untuk mereka yang mengalami gangguan jiwa.
"Tidak ada. Waktu itu ada dicampur di fasilitas Rehabilitasi Sosial tapi kita kewalahan. Paling kalau ada (penyakit gangguan jiwa) dikirim ke RSJ Grogol," paparnya.
Sementara itu, Kepala Humas RSUD Kota Tangerang Lulu Faradis mengungkapkan, rumah sakit ini menerima pelayanan bagi pasien yang mengalami gangguan jiwa.
Hanya saja, pelayanan di RSUD Kota Tangerang tidak sepenuhnya beroperasi karena masih dalam tahap pemulihan pasca peristiwa kebakaran yang melanda beberapa waktu lalu.
"Bisa, poli jiwa kami ada dua dokternya," katanya.
Senada dengannya, Staf Humas RSUD Kabupaten Tangerang Lilik menuturkan bahwa pihaknya juga menerima pasien yang mengalami gangguan mental.
"RSUD Tangerang menerima pasien siapapun karena kita ada klinik jiwa," tukasnya.(RAZ/HRU)
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TODAY TAGKantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.
Kabar gembira bagi masyarakat yang tengah berburu hunian layak dan terjangkau di Banten. Kawasan kota mandiri terbaru, Hunian Warisan Bangsa (HWB) Serang kini hadir untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal para pekerja
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melanjutkan program penataan jaringan utilitas telekomunikasi melalui relokasi kabel udara ke saluran bawah tanah (ducting).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews