Connect With Us

Hindari Bekas Galian Kabel, Ketua RW di Tangerang Tewas Terlindas Truk

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 2 April 2019 | 17:17

Terjadi kecelakaan tunggal di Gang Ambon, Kelurahan Nerogtog, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Nahas dialami Murait bin Saman, seorang ketua RW di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. Pengendara sepeda motor ini tewas terlindas truk setelah menghindari jalan rusak bekas galian kabel PLN.

Peristiwa kecelakaan tunggal itu terjadi di Gang Ambon, Kelurahan Nerogtog, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang pada Selasa (02/4/2019) sekira pukul 14.00 WIB.

Kanit Laka Satlantas Polres Metro Tangerang AKP Isa Ansori mengatakan, insiden berawal saat korban yang mengendarai sepeda motor matic bernopol B-6987-VJE melintas di Jalan Gang Ambon.

Sesampainya di dekat gudang marmer granite, korban berupaya mendahului sebuah kendaraan truk tanah bernopol B-9121-VC yang dikemudikan Kartika dari sisi kanan.

Namun sayang, saat menyalip tersebut, pemotor itu kehilangan kendali lantaran menghindari jalan yang rusak akibat galian kabel PLN.

"Korban out of control (hilang kendali) dan terjatuh ke kiri membentur ban kanan belakang kendaraan truk fuso yang berakibat korban meninggal dunia," jelas Isa kepada TangerangNews.

Sementara itu, menurut keterangan Lyas, tetangga korban yang menyaksikan insiden nahas itu, korban merupakan Ketua RW 03, Kelurahan Nerogtog, Kecamatan Pinang.

Saat melintas di Jalan Gang Ambon, kata dia, korban dalam perjalanan pulang ke kediamannya setelah menghadiri rapat di kantor kecamatan.

“Korban habis pulang rapat dari Kecamatan Pinang, ingin menuju pulang. Karena korban sebagai Ketua RW 03 di Kelurahan Nerogtog,” terangnya.

Kini, jasad korban telah dibawa ke RSUD Tangerang. Peristiwa kecelakaan pun masih dalam penanganan Satlantas Polres Metro Tangerang Kota.(RMI/HRU)

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

SPORT
Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:22

Perjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill