Connect With Us

Transformers Melintas Siang Hari di Kota Tangerang, Arief Minta Masyarakat Bersabar

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 6 April 2019 | 16:33

Tampak Dump truk atau truk pengangkut tanah beroperasi melintas di jalan Kota Tangerang. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah meminta masyarakat bersabar terkait masih lalu lalangnya truk pengangkut tanah. Arief memberikan alasan, saat ini ada proyek Nasional di Kota Tangerang, yaitu Jalan Tol Kunciran-Bandara.

Hal ini tentu menjadi buah simalakama bagi Pemkot Tangerang, terlebih sebenarnya truk yang sering disebut warga dengan sebutan transformers tersebut hanya melintas di Kota Tangerang. Truk-truk tersebut berasal dari Kabupaten Tangerang dan sekitarnya, salah satunya Bogor.

Masih ditemukannya truk yang melintas siang hari sebenarnya melanggar Peraturan Wali Kota Tangerang No. 30/2012 tentang waktu operasional truk tanah yang hanya diperbolehkan pada jam tertentu, yaitu pukul 22.00 - 05.00 WIB.

"Jadi sebenarnya begini, ini pilihan. Sekarang kita tahu ada kerjaan tol ya Kunciran-Bandara, nah sekarang mau main lama apa mau main cepet nih,” kata Arief menjawab pertanyaan TangerangNews terkait masih beroperasinya truk pengangkut tanah namun melanggar Perwal tersebut, Sabtu (6/4/2019).

Arief pun berharap, proyek nasional tersebut segera rampung, sehingga lalu lalang transformers bisa segera ditertibkan.

Ia mengatakan, telah memberikan opsi kepada kontraktor proyek Jalan Tol Kunciran-Bandara melalui sebuah negosiasi. Opsi tersebut berupa waktu pengerjaan proyek, apakah akan dipercepat atau diperlambat.

Kata Arief, jika dipercepat pembangunannya, maka pengoperasional truk tanah yang mengangkut bahan baku untuk proyek tersebut diperbolehkan pada siang hari dan malam hari tanpa mengganggu aktivitas masyarakat. Sementara jika diperlambat pembangunannya, maka pengoperasional truk tanah ini hanya diperbolehkan beraktivitas pada malam hari.

“Nah kalau mau main cepat, waktunya pasti 24 jam dia kerja. Kalau mau main lama, ya sekarang bayangin itu sepanjang jalan dari Kunciran sampai Benda harus diuruk dan lain sebagainya. Artinya kalau pun malam, hari jadinya lama. Sekarang nih, kita mau betulin jalan juga bisa, tapi percuma karena sekarang jalannya masih jadi lintasan,” ujarnya.

Arief juga mengatakan telah menawarkan solusi kepada kontraktor proyek tersebut terkait jam operasional transformers.

“Misalnya yang tadinya jam 10 malam mungkin dimajuin kasih jam 9 malam atau jam 8.30, kan kalau masyarakat jam segini sudah pulang. Terus siang hari jam kerja masyarakat itu kan mereka berangkat kerja dari jam 6 pagi sampai katakan jam 9 dan 10 pagi, nah kasih ruang mereka jam 11 sampai jam 2 siangnya, jadi tidak mengganggu interaksi masyarakat,” bebernya.

Namun, ia tetap berharap proyek ini segera dipercepat dan selesai dalam waktu dekat. Sehingga dapat merevitalisasi jalan-jalan yang rusak akibat aktivitas truk dan mengembalikan fungsi jalan. Ia juga berharap masyarakat untuk bersabar mengenai persoalan operasional truk tanah ini.

“Jadi saya berharap masyarakat bersabar kita coba sekarang tata,” imbuhnya.

Sebelumnya, Dinas Perhubungan Kota Tangerang mewacanakan akan merevisi Perwal waktu operasional truk tanah untuk diselarasakan dengan Peraturan Bupati (Perbup) Tangerang No 47/2018 yang hanya memperbolehkan truk beroperasi mulai pukul 22.00 WIB hingga 05.00 WIB.

Diketahui, dalam Perwal tersebut, transformers hanya boleh melintas di Kota Tangerang dari pukul 20.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB.

"Usulannya belum naik ke saya. Kemarin sih sudah laporan pak Plt Kadishub ya, saya bilang coba komunikasikan dengan mereka (Kabupaten Tangerang), karena kan itu sebenarnya lolos dari kabupaten tuh masuk ke kota,” kata Arief(RMI/HRU)

PROPERTI
Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Jumat, 9 Januari 2026 | 18:47

Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

SPORT
John Herdman Merasa Pikul Tanggung Jawab Besar Usai dengan Lagu Indonesia Raya

John Herdman Merasa Pikul Tanggung Jawab Besar Usai dengan Lagu Indonesia Raya

Selasa, 20 Januari 2026 | 08:25

Pelatih baru Tim Nasional (Timnas) Indonesia mengungkapkan kesannya usai mendengar pemutaran lagu kebangsaan Indonesia Raya, Selasa, 13 Januari 2026, lalu.

HIBURAN
Tak Lagi Sejalan, Prilly Latuconsina Undur Diri dari Rumah Produksi Miliknya

Tak Lagi Sejalan, Prilly Latuconsina Undur Diri dari Rumah Produksi Miliknya

Senin, 19 Januari 2026 | 14:33

Aktris sekaligus produser Prilly Latuconsina secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari Sinemaku Pictures, rumah produksi yang ia dirikan bersama Umay Shahab sejak 2019.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill