Gelar Pesta Rakyat 2026, D'Masiv hingga Juicy Luicy Bakal Meriahkan HUT RI di GWK Cultural Park
Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:20
GWK Cultural Park kembali menggelar Pesta Rakyat 2026 untuk menyambut Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia.
TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menanggapi penilaian pengamat tata kota yang menyatakan Pusat kuliner Pasar Lama di Jalan Kisamaun, Kota Tangerang semrawut.
Dia mengungkapkan pembahasan perencanaan konsep untuk menata pusat kuliner sudah dilakukan. Meski mengakui Arief menyatakan, saat ini fokus dirinya adalah penataan di kawasan depan Stasiun Tangerang.
Terlebih adanya informasi PT Kereta Api Indonesia yang berencana mewujudkan transportasi massal berupa Autonomous Rail Rapid Transit (ART) dengan nilai investasi Rp 400 miliar di Kota Tangerang.
"Dulu sudah pernah ada perencanaan penataan di Bapeda. Sekarang kita mau konsennya itu, kawasan yang ada di depan stasiun dulu tuh ya termasuk penataan kemarin ART dan lain sebagainya," katanya.

Wali Kota Arief mengakui, saat ini kawasan kuliner Pasar Lama kian berkembang tetapi kusut. Para pedagang tak hanya berjualan di dekat Pasar Lama. Melainkan melebar hingga ke kawasan Babakan. Kendati begitu, ia mengaku terus berupaya melakukan penataan pusat kuliner ini.
"Sekarang pasar sudah enggak sampai di situ, sekarang sudah sampai Babakan, bagus berkembang itu menjadi pusat kuliner begitu dengan diawali culinary night,” katanya.
Kedepan mudah-mudahan itu semua akan masuk PAD, seperti hotel dan restoran di Kota Tangerang. “PAD dari hotel dan restoran saja sudah mencapai Rp300 miliar lebih. Mudah-mudahan nanti kita tata lebih baik, pasti kita buat nyaman," paparnya.(DBI/RGI)
TODAY TAGGWK Cultural Park kembali menggelar Pesta Rakyat 2026 untuk menyambut Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia.
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menanggapi munculnya komentar yang dinilai tidak berempati dari sejumlah akun yang mengaku sebagai tenaga kesehatan terhadap pasien BPJS Kesehatan bernama Yurizal Tri Chaerawan.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews