Connect With Us

Konten Tak Kreatif, Rano Karno Sebut Industri Televisi Bisa Gulung Tikar

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 12 April 2019 | 18:00

Aktor film Si Doel Anak Sekolahan, Rano Karno saat berbicara dalam diskusi yang digelar di Warunk Up Normal, Modernland, Kota Tangerang, Jumat (12/4/2019). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Pelaku industri televisi harus semakin meningkatkan kualitas tayangannya, karena diera industri 4.0 ini, masyarakat memiliki alternatif saluran lain, salah satunya kanal YouTube. Jika konten tayangan televisi biasa-biasa saja, maka lambat laun, pemirsa pun akan meninggalkannya.

Aktor film Si Doel Anak Sekolahan, Rano Karno menyoroti dampak industri 4.0 terhadap masa depan industri pertelevisian di Indonesia dalam sebuah diskusi di Warunk Up Normal, Modernland, Kota Tangerang, Jumat (12/4/2019).

Aktor film Si Doel Anak Sekolahan tersebut mengkhawatirkan jika para kreator televisi tidak kreatif dalam membuat konten, maka industri televisi berpotensi gulung tikar.

"Industri 4.0 akan merujuk ke film yang dikhawatirkan dalam kurun 5-10 tahun ke depan televisi mati suri," ujarnya.

Menurut mantan Gubernur Banten periode 2015-2017 tersebut, industri televisi akan kalah saing dengan media sosial khususnya YouTube.

Pasalnya, kreativitas konten yang dibuat para YouTubers sangat menarik perhatian publik diera revolusi industri 4.0 ini.

"Nantinya televisi akan beralih ke smartphone," ucapnya.

Pria berusia 58 tahun ini mencontohkan, akun Gen Halilintar yang kini telah disubscribe delapan juta pengguna YouTube. Begitu pula akun Ria Ricis yang telah tembus 12 juta penggemarnya.

Lanjut pria yang namanya melejit di era 1970-an ini, para YouTubers sukses tersebut perbulannya mendapatkan penghasilan miliaran rupiah karena konten yang ditawarkannya.

"Sayangnya saya lahir tahun 60-an. Kalau saya lahir sekarang, saya bisa lebih kaya dari mereka," kelakarnya yang disambut gelak tawa peserta yang notabene kaum milenial.

Ia pun menyarankan bahwa tak hanya industri televisi yang harus semakin kreatif, bisnis apapun harus digarap secara konseptual yang dikemas dengan ide-ide menarik sesuai perkembangan jaman.

"Bisnis tuh harus punya konsep. Munculkan ide-ide menarik. Dan jangan lupa baca buku untuk memperkaya pengetahuan," imbuhnya.(MRI/RGI)

NASIONAL
BGN Akui MBG Bikin Stok Susu UHT di Minimarket Menipis

BGN Akui MBG Bikin Stok Susu UHT di Minimarket Menipis

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:05

Ketersediaan susu UHT di sejumlah minimarket dilaporkan menipis dalam beberapa hari terakhir. Di beberapa lokasi, rak susu tampak kosong, bahkan ada gerai yang membatasi jumlah pembelian untuk jenis susu tertentu.

WISATA
Libur Nataru 2026, Pengunjung Water World Cikupa Membludak Dua Kali Lipat

Libur Nataru 2026, Pengunjung Water World Cikupa Membludak Dua Kali Lipat

Minggu, 4 Januari 2026 | 20:15

Jika menikmati momen libur tahun baru 2026 di Tangerang, tak lengkap rasanya jika tidak berkunjung ke kolam renang Water World.

KAB. TANGERANG
1 Tahun Berjalan, Penerima MBG di Kabupaten Tangerang Capai 300 Ribu Orang

1 Tahun Berjalan, Penerima MBG di Kabupaten Tangerang Capai 300 Ribu Orang

Kamis, 8 Januari 2026 | 21:07

Sudah satu tahun pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan, penerima manfaat di Kabupaten Tangerang mencapai ratusan ribu.

OPINI
Paradoks IPM Tinggi: Antara Capaian Angka dan Kualitas Manusia

Paradoks IPM Tinggi: Antara Capaian Angka dan Kualitas Manusia

Rabu, 7 Januari 2026 | 19:00

enaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Tangerang patut diapresiasi. Namun, pertanyaan mendasarnya bukan sekadar soal angka, melainkan arah manusia yang sedang dibentuk.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill