KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Kasus dugaan malpraktek Rumah Sakit Mulya yang mengakibatkan empat dari 15 pasien mengalami kebutaan pasca menjalani operasi katarak masih bergulir. Namun kasusnya masih macet atau tersendat dipihak kepolisian.
Astuti, anak dari Rogaya yang merupakan salah satu korban pengangkatan mata tersebut mengungkapkan, pelaporan yang dilakukan sejak 14 Maret 2019, hingga kini masih belum ada kejelasan dari Polres Metro Tangerang Kota.
"Saya mau ada kejelasan dari pihak kepolisian untuk menangani kasus ini. Ini sudah lama tapi sampai sekarang belum ada kejelasan," ujar Astuti kepada TangerangNews, Rabu (24/4/2019).
Menurutnya, proses terakhir dalam pelaporan tersebut masih tahap pemeriksaan saksi-saksi. Padahal, ia bersama korban lainnya yaitu Cici telah menjalani BAP.
"Kita sudah diperiksa semua. Saya, ibu saya, adik ipar saya, ibu Cici (korban), pak Undang (anak Cici) sudah diperiksa. Tapi tetap belum ada perkembangan," ungkapnya.
"Terus kemarin itu waktu pemeriksaan saksi-saksi polisi bilang mau fokus di pemilu dulu. Terus pengacara saya juga sibuk," sambungnya.
Proses yang berlarut-larut tanpa adanya kejelasan ini pun membuat ia kebingungan. Kendati bingung, ia mengaku masih tetap mempercayakan kasus yang membuat sebelah mata ibunya tak bisa melihat setelah gagalnya operasi katarak di RS Mulya ini kepada pihak kepolisian.
"Saya bingung harus apa, tapi saya hanya percayakan pada kepolisian untuk memproses hukum," tuturnya.
Astuti menambahkan, manajemen RS Mulya telah memberikan tanggung jawabnya kepada sejumlah pasien katarak lainnya, termasuk yang mengalami infeksi mata pasca menjalani operasi dengan ganti rugi uang.
"Korban lain sudah damai, ada yang diganti uang, ada yang umroh. Kalau saya tetap mau proses hukum," tukasnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota AKBP Deddy Supriyadi belum memberikan tanggapan ketika dikonfirmasi TangerangNews ihwal pelaporan tersebut.
Diberitakan sebelumnya, 17 pasien BPJS menjalani operasi katarak secara serentak di RS Mulya pada Minggu (27/1/2019). Namun beberapa hari berselang pasca operasi tersebut, 15 pasien mengalami kesakitan dimatanya, diduga mengalami infeksi karena bernanah.
Mereka pun kemudian dirujuk ke RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta untuk penanganan medis lebih lanjut. Hingga kini, berdasarkan pengakuan Tim Kuasa Hukum keluarga korban, 4 dari 15 pasien tersebut telah menjalani operasi pengangkatan mata di RSCM.(MRI/RGI)
TODAY TAGUlama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global
Seorang pelajar SMP bernama Muhammad Wildan Alfarizqi tewas secara tragis di Jalan Raya Cisauk-Jaha, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang. Ia terjatuh dari motornya hingga membentur aspal usai dipepet sekelompok pelajar.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews