Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci
Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TANGERANGNEWS.com-Menjelang May Day atau Hari Buruh yang diperingati setiap 1 Mei, ribuan buruh yang tergabung dalam Aliansi Serikat Buruh Tangerang Raya akan menggelar long march.
Koordinator Aliansi Serikat Buruh Tangerang Raya, Tri Pamungkas mengatakan, long march pada 1 Mei 2019 nanti akan diikuti tiga sampai lima ribu buruh.
"Kami akan menjadikan momen may day 2019 dengan menyerukan dan menyuarakan hak-hak buruh yang sampai saat ini masih jauh dari kata layak, baik dari sistem kerja dan sosial sekuriti. Karena tiga tahun ke belakang ini berubah arah yang awalnya may day menjadi tolak ukur perjuangan kawan-kawan dalam memperingati hari buruh internasional tapi pemerintah menjadikan ajang may day dengan semacam perlombaan," paparnya dalam jumpa pers di halaman sekretariat Pokja WHTR, Kamis (25/4/2019).

Tri menuturkan, gerakan para buruh yang turun ke jalan ini tidak tersentral di satu titik karena tidak ingin mengganggu aktivitas pengguna jalan.
Menurutnya, para buruh akan berjalan beriringan di beberapa titik di Tangerang seperti dari Dadap, Jatake, Jatiuwung, Cikupa, Curug, Legok dan Balaraja.
"Pergerakan kita menuju ke Kota Tangerang dengan sentral perekonomian dan pemerintahan. Serta ke Kabupaten Tangerang dengan sentral ekonomi dan pemerintahan serta kita masuk wilayah Provinsi Banten," jelasnya.

Dalam kegiatan may day tersebut, kata Tri, para buruh juga akan berorasi untuk menyuarakan aspirasinya selama seharian penuh yang dimulai pada pukul 06.00 WIB.
Adapun hak-hak yang akan disuarakan dalam momen tersebut perihal ketidakadilan yang dirasakan para buruh mulai dari regulasi maupun pelaksanaan pengawasan ketenagakerjaan serta produk hukum yang menurunkan kesejahteraan seperti Permenaker No 15/2018 tentang upah minimum yang diganti dengan Permenaker No 07/2013 tentang serupa.
"Untuk hari buruh kita akan lakukan orasi perjuangan dan kita juga sosialisasi terkait dengan hak-hak buruh dan kita meminta ketegasan pemerintah dalam hal menerima pengaduan dari kawan-kawan serikat buruh yang kami rasa masih lambat," tuturnya.
Tri menyatakan bahwa pergerakan para buruh di momen politik ini tidak terkontaminasi serta menolak dibumbui secara politis.
"Yang pasti kami tegaskan sekali lagi bahwa gerakan kami besok di tanggal 29 April pembagian brosur di beberapa titik sentral dan tanggal 1 May bergerak, kita mutlak dan 100 persen gerakan buruh dan kami berharap pihak lain jangan memanfaatkan gerakan kita sebagai gerakan politik," paparnya.(MRI/RGI)
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TODAY TAGPemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memulai penyusunan dokumen kriteria kesiapan (readiness criteria), sebagai bagian dari dukungan terhadap rencana pembangunan fasilitas Sekolah Rakyat oleh Kementerian Sosial (Kemensos) RI.
Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews