Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang
Jumat, 2 Oktober 2026 | 13:45
Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.
TANGERANGNEWS.com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi suara Pemilu 2019 di kantor KPU Kota Tangerang, Sabtu (4/5/2019).
Ketua KPU Kota Tangerang, Ahmad Syailendra mengatakan, rapat pleno terbuka rekapitulasi suara tersebut dimulai hari ini hingga 7 Mei 2019.
Menurutnya, baru ada tiga kecamatan yang telah selesai melakukan pleno di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kota Tangerang.

Tiga kecamatan itu, kata Syailendra, antara lain Kecamatan Benda, Neglasari dan Batuceper atau Dapil 2.
"Rekapitulasi kita berjalan, nanti kita mulai dari dapil 2 karena emang Benda, Batuceper, Neglasari sudah menyampaikan kotak," ujarnya.
Kata Syailendra, rekapitulasi suara tiga kecamatan tersebut di tingkat KPU Kota Tangerang langsung dimulai pada hari ini.
"Kita upayakan untuk dapil 2 itu kita selesaikan hari ini dibacakan langsung. Baik proses dari pusat maupun sampai kota," ucapnya.
Jika rekapitulasi suara tiga kecamatan itu selesai hari ini, Syailendra menambahkan kemudian dilanjut untuk penghitungan suara kecamatan lainnya.
"Besok lanjut Karawaci yang sudah masuk, Karang Tengah sudah masuk. Kemungkinan Larangan ya pokoknya yang masuk kotak ke kota kita dahulukan, bertahap. Intinya kita rencanakan sampai tanggal 7 sudah tuntas semuanya," imbuhnya.(RMI/HRU)
Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.
TODAY TAGPolresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.
Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews