Merindukan Rumah di Bawah Naungan Syariah
Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:20
Berbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
TANGERANGNEWS.com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi suara Pemilu 2019 di kantor KPU Kota Tangerang, Sabtu (4/5/2019).
Ketua KPU Kota Tangerang, Ahmad Syailendra mengatakan, rapat pleno terbuka rekapitulasi suara tersebut dimulai hari ini hingga 7 Mei 2019.
Menurutnya, baru ada tiga kecamatan yang telah selesai melakukan pleno di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kota Tangerang.

Tiga kecamatan itu, kata Syailendra, antara lain Kecamatan Benda, Neglasari dan Batuceper atau Dapil 2.
"Rekapitulasi kita berjalan, nanti kita mulai dari dapil 2 karena emang Benda, Batuceper, Neglasari sudah menyampaikan kotak," ujarnya.
Kata Syailendra, rekapitulasi suara tiga kecamatan tersebut di tingkat KPU Kota Tangerang langsung dimulai pada hari ini.
"Kita upayakan untuk dapil 2 itu kita selesaikan hari ini dibacakan langsung. Baik proses dari pusat maupun sampai kota," ucapnya.
Jika rekapitulasi suara tiga kecamatan itu selesai hari ini, Syailendra menambahkan kemudian dilanjut untuk penghitungan suara kecamatan lainnya.
"Besok lanjut Karawaci yang sudah masuk, Karang Tengah sudah masuk. Kemungkinan Larangan ya pokoknya yang masuk kotak ke kota kita dahulukan, bertahap. Intinya kita rencanakan sampai tanggal 7 sudah tuntas semuanya," imbuhnya.(RMI/HRU)
TODAY TAGBerbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
Petugas Kepolisian akhirnya mengamankan tersangka kasus tabrak lari yang menewaskan seorang tokoh Pramuka asal Tangerang, Herman Sulistyo, 71, alias Kak Herman tahun di Desa Bitung Jaya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang pada Minggu 7 Juni 2026
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews