Connect With Us

Napi Lapas Pemuda Tangerang Ikut Pesantren Kilat selama Ramadan

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 8 Mei 2019 | 14:59

Kegiatan Pesantren Kilat dalam bulan suci Ramadan 1440 H di Lembaga Pemasyarakatan Pemuda Kelas IIA Tangerang (Lapas Pemuda Tangerang). (TangerangNews.com/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Lembaga Pemasyarakatan Pemuda Kelas IIA Tangerang (Lapas Pemuda Tangerang) membuka kegiatan Pesantren Kilat dalam bulan suci Ramadan 1440 H.

Pembukaan ini dihadiri oleh Kepala Seksi Binadik Bondan W.K.D, Kepala Sub Seksi Bimkemaswat Gilang Riflianto serta petugas pemasyarakatan Lapas Pemuda Tangerang yang menjadi panitia Kegiatan Pesantren Kilat. 

Kegiatan Pesantren Kilat dalam bulan suci Ramadan 1440 H di Lembaga Pemasyarakatan Pemuda Kelas IIA Tangerang (Lapas Pemuda Tangerang).

Kegiatan ini turut diramaikan oleh Lembaga Amal Zakat Infak Sodakoh NU (LAZISNU) Tangerang dan juga Rijalul Ansor Kota Tangerang.

Pembukaan Kegiatan Pesantren Kilat untuk narapidana atau para warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lapas Pemuda Tangerang ini dilangsungkan di Aula Blok C Hunian WBP, Rabu (8/5/2019).

Dalam sambutannya di sela-sela acara pembukaan ini, Bondan W.K.D berpesan agar para WBP peserta pesantren kilat bisa mengikuti kegiatan dengan sebaik-baiknya. Hal ini karena pesantren kilat sendiri memiliki banyak sekali manfaat bagi para pesertanya.

Bondan W.K.D juga menambahkan bahwa semoga berbagai ilmu yang didapat selama kegiatan pesantren kilat ini bisa berguna dalam kehidupan sehari-hari para WBP dan juga dapat bermanfaat untuk kehidupan mereka setelah bebas kelak.

“Saya berharap para peserta bisa mengamalkan berbagai manfaat yang didapatkan melalui kegiatan ini.  Semoga semuanya sehat selalu, supaya bisa mengikuti kegiatan pesantren selama kurang lebih sebulan ini dengan baik,” ujar Bondan W.K.D.

Kegiatan Pesantren Kilat dalam bulan suci Ramadan 1440 H di Lembaga Pemasyarakatan Pemuda Kelas IIA Tangerang (Lapas Pemuda Tangerang).

Acara pembukaan ini diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh salah satu WBP. Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan alat tulis dan Kitab kepada perwakilan WBP yang dilakukan oleh perwakilan dari LAZISNU Tangerang.

Setelahnya, dilakukan pula pembacaan doa oleh Ketua Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor Kota Tangerang.

Kegiatan Pesantren Kilat ini nantinya akan memiliki beberapa agenda acara, seperti diantaranya Hujjah Ahlussunnah, Sullam Taufiq, Tafsir Yasin, dan Muhtasor Jiddan.

Selain beberapa agenda acara tersebut, juga akan diselenggarakan Kajian Kitab Kuning yang sedianya akan diisi oleh Rijalul Ansor. Acara ini sendiri akan berlangsung hingga Sabtu, 1 Juni 2019 mendatang.(RAZ/HRU)

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Desak Pemilik Jaringan Utilitas Segera Benahi Kabel Semrawut di Periuk

Pemkot Tangerang Desak Pemilik Jaringan Utilitas Segera Benahi Kabel Semrawut di Periuk

Jumat, 7 Agustus 2026 | 12:42

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan memanggil para pemilik jaringan utilitas untuk membenahi kabel semrawut yang menjuntai di Jalan Prabu Kian Santang dan Jalan M Toha, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

HIBURAN
Suzuki XL7 Jadi Mobil Paling Banyak Dicoba Pengunjung GIIAS 2026

Suzuki XL7 Jadi Mobil Paling Banyak Dicoba Pengunjung GIIAS 2026

Kamis, 6 Agustus 2026 | 14:59

Suzuki XL7 terbaru menjadi salah satu mobil yang paling banyak menarik perhatian pengunjung selama ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill