DLHK Kabupaten Tangerang Dukung Warga Geruduk TPS Ilegal
Rabu, 8 April 2026 | 17:48
Beredar sebuah video yang memperlihatkan warga Desa Kramat, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang menggeruduk Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Ilegal.
TANGERANGNEWS.com-Situasi terik matahari menjadikan tubuh orang berpuasa membutuhkan lingkungan yang sejuk dan adem. Namun, di lingkungan perkotaan, tidak mudah menemukan kondisi alam terbuka yang masih dipadati pepohonan serta tumbuhan lainnya.
Maka, bagi sebagian anak-anak yang kerap bermain di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, air mancur di Taman Elektrik, Kota Tangerang menjadi semacam berkah saat tubuh mereka membutuhkan sesuatu yang dapat menyegarkannya.
Tanpa merasa risih, mereka pun asyik membasuh tubuh di air mancur tersebut meski sinar matahari tengah terik di Jumat (17/5/2019) siang.
Saat TangerangNews menghampiri dan bertanya, apakah anak-anak tersebut tengah berpuasa, serempak mereka pun menjawab "iya".
"Puasa dong. Makanya main air mancur biar seger," kata Raka satu dari tujuh anak itu.
Anak-anak yang bermain air mancur tersebut selepas pulang sekolah. Mereka yang tinggal di kota metropolitan yang kini telah banyak bangunan ini merasa senang dengan kehadiran air mancur.
"Kita semua tinggal di belakang Masjid Al-Azhom. Senang, kan nggak ada lagi air mancur cuma disini," ucapnya.(RMI/HRU)
Beredar sebuah video yang memperlihatkan warga Desa Kramat, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang menggeruduk Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Ilegal.
TODAY TAGCuaca ekstrem yang melanda kawasan Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang pada Senin, 6 April 2026, memicu kerusakan infrastruktur di Terminal 3.
Akhir pekan ini warga Tangerang dan sekitarnya tidak perlu bingung mencari tempat hiburan.
Libur lebaran telah usai, tapi masalah baru yang mesti dihadapi pemerintah pasca Ramadan justru mulai muncul, salah satunya adalah urbanisasi. Euforia gemerlapnya kota meracuni penduduk desa untuk bisa menikmatinya.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews