KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Peristiwa kecelakaan yang melibatkan sepeda motor dengan truk tanah terjadi di Jalan Flyover Cikokol, Kota Tangerang, Rabu (22/5/2019) dini hari.
Beruntung si pengendara motor, Khairul Umam, 26, selamat dari maut, meski sepeda motor yang dikendarainya hancur akibat terlindas truk.
Peristiwa berawal saat Khairul melintas dari arah Karawaci menuju Cikokol dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat bernopol G-3599-BDG.

Ia melintas di Jalan Flyover Cikokol bersamaan dengan kendaraan lainnya termasuk truk tanah.
Menurut Khairul, ketika itu ia hendak menyalip mobil. Namun nahas, stang motornya tersangkut di body truk.
"Pas nyalip stang motornya nyangkut, terus motor saya langsung terseret sampai hancur," ujar Khairul.
Atas kejadian tersebut, sepeda motor korban pun hancur lebur akibat terlindas. Sementara korban hanya mengalami luka ringan di bagian kaki kirinya.
Khairul pun mengucap syukur karena nyawanya masih selamat dari kecelakaan maut tersebut.
"Alhamdulillah masih bisa selamat. Beruntung saya jatuh terpental ke kiri," ucap warga asal Brebes itu.
Korban langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat. Sementara sang sopir dan kendaraan truk yang belum diketahui identitasnya ini diamankan polisi. Peristiwa itu juga mengundang perhatian pengendara lainnya hingga berimbas pada kemacetan.(RAZ/HRU)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPotensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Persiapan venue pertandingan terus dikebut Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026 yang semakin dekat.
Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews