Jangan Sepelekan Nyeri Sendi Pagi Hari! Kenali Gejala dan Bahaya Rheumatoid Arthritis
Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:57
Sebagian besar masyarakat sering menganggap nyeri sendi sebagai keluhan ringan akibat kelelahan fisik atau cedera biasa.
TANGERANGNEWS.com-Para pegawai di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang diminta tuntaskan segala hal pencairan dana sebelum berlibur atau mudik lebaran.
Hal itu disampaikan Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah selepas Apel Hari Kesaktian Pancasila di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Jumat (31/5/2019).
Arief mengatakan, dalam hari terakhir kerja ini, para aparatur sipil negara (ASN) diharapkan menuntaskan pencairan dana seperti tunjangan hari raya, gaji maupun pembayaran pihak ketiga.
Selain itu, Arief juga meminta para ASN untuk mengoptimalkan pelayanan kerja kepada masyarakat.
“Kalau memang bisa dituntaskan hari ini. Jadi kan tidak ada kerjaan tertinggal. Jangan juga lepas tanggung jawab,” kata Arief.
Sebelum mudik, ASN juga diimbau untuk memastikan keamanan rumahnya. Mereka bisa menitipkan kendaraannya kepada tetangga yang tidak mudik.
“Jadi mereka juga tenang, terus juga ya kita menghimbau masyarakat yang mau mudik matikan listrik, cabut selang gas dan lain sebagainya lah. Kita sudah memberikan himbauan ya mudah-mudahan bisa menikmati hari raya Idul Fitri ini dalam keadaan penuh dengan kedamaian kenyamanan sehingga membawa semangat keberkahan,” tutupnya.(RAZ/RGI)
Sebagian besar masyarakat sering menganggap nyeri sendi sebagai keluhan ringan akibat kelelahan fisik atau cedera biasa.
TODAY TAGMaskapai Emirates memiliki salah satu pesawat komersial terbesar di dunia, yakni Airbus A380 yang pada Sabtu, 8 Agustus 2026, lalu, sempat mendarat di Bandara Soekarno-Hatta
Ajang pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 resmi menutup rangkaian kegiatannya melalui malam penghargaan Exhibitor Night yang dihelat di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu, 8 Agustus 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews