KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Selama arus mudik lebaran 2019, Pramuka diikutsertakan membantu memberikan pelayanan bagi para pemudik.
Pramuka yang bersinergi dengan aparat Kepolisian, TNI, Satpol PP dan Dishub hingga petugas kesehatan ini mengabdikan diri di sejumlah titik jalur mudik dan pos pengamanan
Di Kota Tangerang, sedikitnya ada 118 anggota Pramuka turut berperan penting dalam pengamanan lalu lintas arus mudik 1440 H ini.

Wakabina Muda Kwartir Cabang Kota Tangerang, Suherman mengatakan, para anggota Pramuka yang turun ke lapangan untuk melaksanakan tugas kemasyarakatan ini murni keinginan mereka.

"Saya mengapresiasi para anggota Pramuka yang murni berkeinginan untuk bisa mengabdi dan membaktikan dirinya pada masyarakat," ujarnya kepada TangerangNews, Sabtu (1/6/2019).
Kata Suherman, para anggota Pramuka yang didominasi kalangan pemuda-pemudi itu ditempatkan di posko jalur mudik seperti di JPO Masjid Agung, Kebon Besar, Gajah Tunggal, Alam Sutera dan Jatiuwung.

"Jadi keseluruhan yang bertugas mulia itu ada dari Bhayangkara Polres 30 orang, Saka Cipondoh 29 orang, Saka Bakti Husada 55 orang dan Kalpataru 4 orang," jelasnya.
Dalam melaksanakan tugasnya, tutur Suherman, para anggota Pramuka itu membantu mengatur lalu lintas, memberikan informasi serta melayani kebutuhan pemudik.
"Mereka membantu penumpang yang mudik, membawakan barang-barangnya apabila berat dan membantu informasi juga. Sehingga kehadiran adik-adik ini membuat masyarakat yang mudik lebih nyaman," tukasnya.(RMI/HRU)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGSolana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu
Masyarakat Kota Tangerang kini memiliki pilihan baru untuk menjual maupun menggadaikan emas.
Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews