Connect With Us

Polisi Tangerang Akan Halau Massa yang Demo ke MK

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 13 Juni 2019 | 18:33

Kegiatan apel kesiapan pengamanan sidang PHPU di Mapolres Metro Tangerang Kota, Kamis (13/6/2019). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Polres Metro Tangerang Kota akan melakukan penyekatan atau penghalauan bila ada pergerakan massa yang melintas di Kota Tangerang untuk tujuan berdemonstrasi.

Ratusan personel pun akan disiagakan di lokasi strategis untuk mengantisipasi hal tersebut. Hal ini dikarenakan akan mulai digelarnya Sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK) pada Jumat (14/6/2019).

Menurut Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Abdul Karim, pengamanan tindaklanjut sidang tersebut berstatus siaga satu. Petugas gabungan yang disiagakan di Kota Tangerang berjumlah 600 personel Polri, 100 personel TNI dan 60 personel Satpol PP.

Abdul mengatakan, wilayah Kota Tangerang berpotensi dilintasi pergerakan massa yang akan berangkat menuju Jakarta.

"Kita sudah deteksi akan ada keberangkatan massa tapi bukan dari wilayah kita, tapi dari wilayah luar," ujarnya selepas apel kesiapan pengamanan sidang PHPU di Mapolres Metro Tangerang Kota, Kamis (13/6/2019).

Dalam mengantisipasi pergerakan massa, kata Abdul, pihaknya akan melakukan patroli, menyambangi tokoh masyarakat dan melakukan deteksi dini. Abdul menegaskan, apabila ada pergerakan massa di Kota Tangerang, pihaknya akan langsung melakukan penyekatan (penghalauan).

"Kalau ada pergerakan massa, akan lakukan penyekatan, sehingga mereka tidak bisa berangkat ke Jakarta, karena jalur-jalurnya kita tutup," jelasnya.

Abdul menambahkan, peristiwa kerusuhan di Jakarta yang terjadi pada 21-22 Mei lalu hingga mengakibatkan jatuhnya korban jiwa, harus dijadikan pelajaran. Diketahui salah satu korban berasal dari Kota Tangerang.

Untuk itu, ia mengimbau kepada masyarakat agar tidak berangkat ke gedung MK, Jakarta.

"Ini kita lihat kemarin pengalaman baik korban meninggal baik luka-luka, nah ini sudah menjadi pembelajaran kita semua, kepada seluruh tokoh masyarakat, termasuk tokoh agama tidak mengimbau warganya atau pengikutnya untuk berangkat ke Jakarta," imbuhnya.(MRI/RGI)

HIBURAN
Gaya Idol di Atas Panggung, 86 Anak Ramaikan Kids Dance Competition Paramount Petals

Gaya Idol di Atas Panggung, 86 Anak Ramaikan Kids Dance Competition Paramount Petals

Senin, 28 September 2026 | 09:07

Panggung Community Club Paramount Petals diramaikan aksi 86 anak dan remaja yang tampil bak idol dalam Paramount Petals Kids Dance Competition 2026.

PROPERTI
Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Kamis, 10 September 2026 | 14:58

Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.

BANTEN
Meski Abu Vulkanik Anak Krakatau Mereda, Dokter Ingatkan Risiko yang Mengintai Kesehatan Pernapasan 

Meski Abu Vulkanik Anak Krakatau Mereda, Dokter Ingatkan Risiko yang Mengintai Kesehatan Pernapasan 

Selasa, 29 September 2026 | 08:37

Erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda yang berlangsung sejak awal September 2026 mulai mereda. Namun, paparan abu vulkanik yang sebelumnya menyebar ke sejumlah wilayah tetap perlu menjadi perhatian karena dapat berdampak pada kesehatan

KAB. TANGERANG
Kemarau Ekstrem, Warga Cukanggalih Tangerang Terpaksa Tempuh 2 KM Demi Dapatkan Air Bersih

Kemarau Ekstrem, Warga Cukanggalih Tangerang Terpaksa Tempuh 2 KM Demi Dapatkan Air Bersih

Selasa, 29 September 2026 | 22:57

Dampak kemarau panjang yang telah berlangsung selama enam bulan terakhir membuat warga Desa Cukanggalih, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, mengalami krisis air bersih yang parah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill