Connect With Us

Semarak Lomba Perahu Naga di Festival Peh Cun 2019 Kota Tangerang

Advertorial | Sabtu, 15 Juni 2019 | 21:26

Perlombaan perahu naga di Festival Peh Cun di Sungai Cisadane, Jalan Kalipasir, Kota Tangerang, Sabtu (15/6/2019). (TangerangNews/2019 / Rangga A Zuliansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Masyarakat keturunan Tionghoa kembali menggelar Festival Peh Cun di Sungai Cisadane, Jalan Kalipasir, Kota Tangerang, Sabtu (15/6/2019). Perlombaan perahu naga pun menyemarakkan perayaan tertua di Kota Tangerang ini.

Berdasarkan catatan sejarah, perayaan rutin yang digelar perkumpulan Boen Tek Bio ini, sudah ada sejak tahun 1910 dan selalu diisi dengan berbagai ritual yang dibalut dengan tradisi unik.

Ketua Badan Pengurus Perkumpulan Keagamaan dan Sosial Boen Tek Bio Tan Lie mengatakan, festival ini dirayakan setiap tahunnya pada tanggal 5 bulan 5 penanggalan Imlek. Di mana, tahun ini jatuh pada tanggal 7 Juni 2019.

cisadane

Menurutnya, pada 7 Juni kemarin, warga Tionghoa melaksanakan ritual sembahyang Twan Yang untuk menyambut peristiwa alam semesta.

Dalam tradisi itu, kata Tan, warga keturunan Tionghoa di Kota Tangerang melakukan ritual dengan mendirikan telur tegak lurus.

"Jadi festival ini merupakan kelanjutan daripada acara kemarin di mana tiap tahun kita kerjakan dengan baik bersama Pemkot Tangerang dalam perlombaan perahu naga," ujarnya.

Kegiatan Festival Peh Cun di Sungai Cisadane, Jalan Kalipasir, Kota Tangerang, Sabtu (15/6/2019).

Festival Peh Cun 2019 ini berlangsung selama dua hari pada 15-16 Juni, yang diramaikan dengan perlombaan Peh Cun atau lomba dayung perahu naga, lomba ulek sambal dan bazar.

Sementara Ketua Panitia Festival Peh Cun 2019 Edy Kurniawan mengatakan, festival yang digelar untuk membangkitkan kebudayaan dan sejarah Tiongkok ini tak hanya dirasakan warga keturunan saja, tapi juga bagi seluruh warga Kota Tangerang dari berbagai golongan.

Edy pun berharap, festival ini bisa digelar setiap tahunnya sehingga dapat membangkitkan kebudayaan dan sejarah Tiongkok.

"Saya mengharapkan kedepan bisa terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Tangerang supaya ini bisa ditingkatkan menjadi hiburan masyarakat," imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin yang turut membuka acara tersebut menuturkan, Festival Peh Cun yang masuk dalam agenda event wisata tahunan Kota Tangerang, haruslah dijaga keberlangsungannya karena menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan.

"Antusias masyarakat cukup bagus, ini harus dijaga karena sudah menjadi agenda event tahunan. Untuk itu saya sampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara," tutur Sachrudin.

Kedepannya, tambah Sachrudin, Pemkot Tangerang akan terus menyajikan event yang lebih meriah dan menarik sehingga masyarakat lebih mengenal berbagai tradisi dan budaya yang ada di Kota Tangerang.

"Kerjasama dan perencanaan persiapan event seperti ini harus lebih baik lagi, kita beri dukungan melalui Disbudpar, komunitas, juga organisasi-organisasi masyarakat," ucapnya.(ADV)

BANDARA
Tingkatkan Peluang Karir, Warga Sekitar Bandara Soetta Dilatih Penanganan Keadaan Darurat Pesawat

Tingkatkan Peluang Karir, Warga Sekitar Bandara Soetta Dilatih Penanganan Keadaan Darurat Pesawat

Kamis, 8 Oktober 2026 | 19:56

Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Kota Tangerang menyelenggarakan Program Sertifikasi Keahlian Kebandarudaraan Basic Airport Rescue Fire Fighting (ARFF) bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional bandara.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

HIBURAN
Rayakan HUT Pertama, Hampton Square Gading Serpong Boyong RAN Tampil 25 Oktober

Rayakan HUT Pertama, Hampton Square Gading Serpong Boyong RAN Tampil 25 Oktober

Jumat, 9 Oktober 2026 | 14:30

Hampton Square @ Paramount Gading Serpong menyiapkan rangkaian acara bertajuk One Year in Motion untuk memperingati ulang tahun pertamanya.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill