Akui Kemacetan Tak Bisa Diatasi Sepenuhnya, Maryono Minta Petugas Dishub Perbanyak Hadir di Jalan
Selasa, 28 Juli 2026 | 14:21
Wakil Wali Kota Tangerang Maryono mengakui kemacetan lalu lintas belum dapat dihilangkan sepenuhnya.
TANGERANGNEWS.com-Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA/SMK di Provinsi Banten dibuka hari ini, Senin (17/6/2019).
Setidak-tidaknya, sebanyak 20 persen kuota untuk jalur keluarga tidak mampu (KTM) pun tersedia di SMK Negeri 3 Kota Tangerang.
Kepala SMKN 3 Kota Tangerang, Endah Resmiati mengatakan, kuota siswa baru yang tersedia di sekolah favorit ini berjumlah 432 atau 12 rombongan pelajar.
"Yang tersedia ada 12 rombel (rombongan belajar) dengan rincian 2 rombel jurusan kecantikan, 3 rombel tataboga, 3 rombel tatabusana, 2 rombel perhotelan dan 2 rombel teknik komputer," ujarnya kepada TangerangNews di SMKN 3 Kota Tangerang.
Menurutnya, pendaftaran PPDB tingkat SMK tersedia lewat jalur pendaftar umum 90 persen, prestasi 5 persen dan pindahan orangtua 5 persen
Dari 90 persen pendaftaran umum itu, 20 persen di antaranya untuk siswa baru dari keluarga dengan keterangan tidak mampu.
"Betul, setidaknya-tidaknya 20 persen untuk syarat surat KTM," ucapnya.
Pada hari pertama PPDB di SMKN 3 Kota Tangerang ini, tercatat ada 516 calon siswa yang mendaftar. Artinya persaingan seleksi bagi siswa pun semakin ketat. Apalagi, untuk tingkat SMK ini jalur zonasi tidak diterapkan.
Endah menambahkan, para pendaftar akan melewati tes untuk bisa bersekolah di sekolah favorit ini. Tes yang dilakukan adalah matematika dan bahasa Inggris serta wawancara.
"Jadi nilainya 30 persen wawancara, 30 persen name dan 40 persen tulis," imbuhnya.(RMI/HRU)
Wakil Wali Kota Tangerang Maryono mengakui kemacetan lalu lintas belum dapat dihilangkan sepenuhnya.
TODAY TAGKantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.
Festival Cisadane 2026 mencatatkan capaian yang lebih besar dibanding tahun sebelumnya. Selama lima hari pelaksanaan, ajang budaya tahunan di Kota Tangerang itu berhasil menarik sekitar 139.682 pengunjung
Di tengah masifnya penggunaan media sosial dan layanan digital, ancaman kejahatan siber kian mengintai celah keamanan finansial masyarakat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews