PLN Jaga Keandalan Listrik di Puncak Hari Pers Nasional 2026 Banten
Senin, 9 Februari 2026 | 19:38
Dalam rangka memastikan seluruh rangkaian acara Puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang digelar di Lapangan Masjid KP3B, Kota Serang, Banten
TANGERANGNEWS.com-Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA/SMK di Provinsi Banten dibuka hari ini, Senin (17/6/2019).
Setidak-tidaknya, sebanyak 20 persen kuota untuk jalur keluarga tidak mampu (KTM) pun tersedia di SMK Negeri 3 Kota Tangerang.
Kepala SMKN 3 Kota Tangerang, Endah Resmiati mengatakan, kuota siswa baru yang tersedia di sekolah favorit ini berjumlah 432 atau 12 rombongan pelajar.
"Yang tersedia ada 12 rombel (rombongan belajar) dengan rincian 2 rombel jurusan kecantikan, 3 rombel tataboga, 3 rombel tatabusana, 2 rombel perhotelan dan 2 rombel teknik komputer," ujarnya kepada TangerangNews di SMKN 3 Kota Tangerang.
Menurutnya, pendaftaran PPDB tingkat SMK tersedia lewat jalur pendaftar umum 90 persen, prestasi 5 persen dan pindahan orangtua 5 persen
Dari 90 persen pendaftaran umum itu, 20 persen di antaranya untuk siswa baru dari keluarga dengan keterangan tidak mampu.
"Betul, setidaknya-tidaknya 20 persen untuk syarat surat KTM," ucapnya.
Pada hari pertama PPDB di SMKN 3 Kota Tangerang ini, tercatat ada 516 calon siswa yang mendaftar. Artinya persaingan seleksi bagi siswa pun semakin ketat. Apalagi, untuk tingkat SMK ini jalur zonasi tidak diterapkan.
Endah menambahkan, para pendaftar akan melewati tes untuk bisa bersekolah di sekolah favorit ini. Tes yang dilakukan adalah matematika dan bahasa Inggris serta wawancara.
"Jadi nilainya 30 persen wawancara, 30 persen name dan 40 persen tulis," imbuhnya.(RMI/HRU)
Dalam rangka memastikan seluruh rangkaian acara Puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang digelar di Lapangan Masjid KP3B, Kota Serang, Banten
TODAY TAGMenandai perjalanan 13 tahun melayani kesehatan masyarakat, VIVA Apotek merayakan hari jadinya dengan semangat baru bertajuk “Transformation to Acceleration”.
Telaga Biru Cigaru di Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, yang dulu pernah menjadi wisata favorit keluarga untuk menikmati momen liburan, kini tampak sepi dan terbengkalai.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews