Connect With Us

Hindari Penyebaran Virus TB, Lapas Pemuda Tangerang Lakukan ini

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 20 Juni 2019 | 17:13

Kegiatan cek kesehatan diagnosa (skrining) tuberkulosis (TB) di Lembaga pemasyarakatan Lapas Kelas II A Pemuda Tangerang. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 100 warga binaan pemasyarakatan (WBP) dan petugas pemasyarakatan Lapas Kelas II A Pemuda Tangerang melakukan pelaksanaan diagnosa (skrining) tuberkulosis (TB).

Kegiatan yang diadakan di ruangan klinik Lapas Pemuda ini bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang, Kamis (20/6/2019).

Kegiatan cek kesehatan diagnosa (skrining) tuberkulosis (TB) di Lembaga pemasyarakatan Lapas Kelas II A Pemuda Tangerang.

Kegiatan cek kesehatan diagnosa (skrining) tuberkulosis (TB) di Lembaga pemasyarakatan Lapas Kelas II A Pemuda Tangerang.

PLH Kepala Lapas, Wahyu Kasie Giatja mengatakan pihaknya sering mengadakan kegiatan skrining TB dan HIV untuk meminimalisir penyebaran virus antar WBP.

“Saya rasa di Rutan atau Lapas sangat mudah tersebarnya virus tuberkulosis karena ruang gerak mereka terbatas. Jadi untuk mencegah menyebarnya virus TB ini kami pihak kami akan sering mengadakan skrining atau kegiatan kesehatan lainnya yang bekerjasama dengan Puskesmas ataupun Dinkes Kota Tangerang," kata Wahyu.

Wahyu berharap, dengan diadakannya kegiatan skrining rutin, seluruh WBP di Lapas Pemuda Tangerang  ini dapat bebas dari TB, HIV dan penyakit menular lainnya. Pihaknya juga telah menyediakan ruang isolasi khusus bagi WBP yang terjangkit virus tersebut.

“Semoga dengan pemeriksaan rutin seperti ini, seluruh WBP disini terbebas dari penyakit menular. Jika ada yang terjangkit, sudah kami siapkan ruang isolasi khusus. Hal tersebut tentu kami lakukan untuk menghindarkan WBP lainnya tertular virus yang sama,” ujarnya.

Wahyu menambahakan, pihaknya akan terus mengutamakan kesehatan para WBP Lapas Pemuda yang jumlahnya lebih kurang 2.700 orang ini.

"Jadi untuk kesehatan di Lapas Pemuda Tangerang ini kita berusaha untuk menjaganya lebih baik lagi," tukasnya.

Sementara itu, Wakil Supervisor Dinkes Kota Tangerang, Tristy mengatakan, penyakit TB merupakan penyakit yang sangat berbahaya jika tidak segera diobati. Maka perlu dilakukan pengecekan sedini mungkin seperti yang dilakukan di Lapas Pemuda Tangerang ini. Pengecekannya juga saat ini sudah dilakukan menggunakan teknologi modern yang canggih yakni tes cepat molukuler.

"Kami ucapkan terimakasih kepada pihak Lapas Pemuda Tangerang yang sudah berkenaan mengadakan skrinning untuk para WBP-nya. Dengan begitu, kesehatan para WBP dapat terpantau dan jika ada yang terkena virus TB atau HIV-AIDS bisa segera kami tindak lanjuti agar tidak menular ke WBP lainnya," pungkasnya.(RMI/HRU)

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Godok Aturan Jam Belajar yang Optimal, Tekankan Konsentrasi dan Kenyamanan Anak

Pemkab Tangerang Godok Aturan Jam Belajar yang Optimal, Tekankan Konsentrasi dan Kenyamanan Anak

Jumat, 28 November 2025 | 22:33

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memulai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui penerapan Jam Belajar Masyarakat (JBM).

BISNIS
Genap 19 Tahun, Paramount Enterprise Perkuat Kiprahnya di Properti Kesehatan dan Perhotelan

Genap 19 Tahun, Paramount Enterprise Perkuat Kiprahnya di Properti Kesehatan dan Perhotelan

Jumat, 14 November 2025 | 10:52

Memasuki usia ke-19 tahun, PT Paramount Enterprise International (Paramount Enterprise) semakin menegaskan kiprahnya sebagai salah satu perusahaan terdepan di sektor properti, kesehatan, dan perhotelan di Indonesia.

OPINI
Jangan Biarkan Iblis Tertawa!

Jangan Biarkan Iblis Tertawa!

Senin, 17 November 2025 | 17:49

Pada dasarnya setiap manusia yang memasuki jenjang pernikahan akan selalu berharap agar pernikahannya langgeng hingga menua bersama. Memiliki anak, cucu, buyut, dan seterusnya hingga maut memisahkan mereka.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill