Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan
Senin, 27 April 2026 | 07:36
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TANGERANGNEWS.com-Padamnya listrik di Jabodetabek hingga Jawa Barat berdampak pada transportasi umum, termasuk Kereta Api Commuter Line di Stasiun Tangerang, Kota Tangerang, Minggu (4/8/2019).
Kereta Api yang menghubungkan Stasiun Tangerang dengan Stasiun Duri itu tidak beroperasi. Akibatnya, para penumpang pun menumpuk.
Berdasarkan pantauan TangerangNews, loket dan pintu masuk-keluar di Stasiun Tangerang ditutup. Sementara para penumpang tampak menunggu kereta beroperasi normal.
"Tidak beroperasi mungkin karena mati listrik," kata Santi, seorang calon penumpang di Stasiun Tangerang.
Santi mengatakan, ia akan tetap menunggu kereta beroperasi hingga pukul 18.00 WIB. Jika listrik tak kunjung menyala, ia akan menggunakan moda transportasi lain.
"Saya tungguin sampai habis Maghrib," ucap Santi.
Sementara itu, Kepala Stasiun Tangerang Aliyas belum memberikan tanggapannya saat dikonfirmasi TangerangNews ihwal tak beroperasi kereta api di stasiunnya ini.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TODAY TAGGubernur Banten Andra Soni berkomitmen menyelesaikan persoalan percaloan rekrutmen tenaga kerja. Ia berjanji menindak tegas praktik tersebut karena sudah menjadi janji kepemimpinannya sebagai orang nomor satu di Banten.
PT PLN (Persero) UID Banten melalui PLN UP3 Cikupa menjalin koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terkait keandalan sistem kelistrikan sekaligus mendorong iklim investasi yang lebih kondusif di daerah.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews