Connect With Us

Stasiun Tangerang Juga Mati Listrik, Penumpang Menumpuk

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 4 Agustus 2019 | 04:50

Penumpang KA di Stasiun Tangerang menumpuk, Minggu (4/8/2019). (Irfan / TangerangNews.com)

 TANGERANGNEWS.com-Padamnya listrik di Jabodetabek hingga Jawa Barat berdampak pada transportasi umum, termasuk Kereta Api Commuter Line di Stasiun Tangerang, Kota Tangerang, Minggu (4/8/2019).

Kereta Api yang menghubungkan Stasiun Tangerang dengan Stasiun Duri itu tidak beroperasi. Akibatnya, para penumpang pun menumpuk.

Berdasarkan pantauan TangerangNews, loket dan pintu masuk-keluar di Stasiun Tangerang ditutup. Sementara para penumpang tampak menunggu kereta beroperasi normal.

"Tidak beroperasi mungkin karena mati listrik," kata Santi, seorang calon penumpang di Stasiun Tangerang.

Santi mengatakan, ia akan tetap menunggu kereta beroperasi hingga pukul 18.00 WIB. Jika listrik tak kunjung menyala, ia akan menggunakan moda transportasi lain.

"Saya tungguin sampai habis Maghrib," ucap Santi.

Sementara itu, Kepala Stasiun Tangerang Aliyas belum memberikan tanggapannya saat dikonfirmasi TangerangNews ihwal tak beroperasi kereta api di stasiunnya ini.

TEKNO
Honda Vario 125 Generasi Terbaru Resmi Diluncurkan, Tampil Lebih Sporty dengan Gaya Street

Honda Vario 125 Generasi Terbaru Resmi Diluncurkan, Tampil Lebih Sporty dengan Gaya Street

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:37

PT Wahana Makmur Sejati (WMS) membuka awal tahun dengan menghadirkan penyegaran di segmen skutik 125 cc. Melalui gelaran Regional Public Launching, resmi memperkenalkan All New Honda Vario 125

PROPERTI
Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Jumat, 9 Januari 2026 | 18:47

Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.

KAB. TANGERANG
Terbukti Korupsi Pagar Laut, Kades Kohod Tangerang dan 3 Rekannya Divonis 3,5 Tahun Penjara

Terbukti Korupsi Pagar Laut, Kades Kohod Tangerang dan 3 Rekannya Divonis 3,5 Tahun Penjara

Selasa, 13 Januari 2026 | 21:40

Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Serang menjatuhkan vonis 3 tahun 6 bulan penjara kepada Arsin, Kepala Desa (Kades) Kohod, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill