Connect With Us

Sempat Jadi Polemik, Kini Perkuliahan di Poltekip & Poltekim Dimulai

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 6 Agustus 2019 | 17:46

| Dibaca : 6596

Perkuliahan di kampus Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) dan Politeknik Ilmu Keimigrasian (Poltekim), di kawasan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang sudah aktif. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com—Perkuliahan di perguruan tinggi Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) dan Politeknik Ilmu Keimigrasian (Poltekim) sudah aktif.

Gedung perkuliahan milik Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) itu berada di sekitar kawasan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.

Menurut Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Hukum, dan Kerja Sama Kemenkumham Bambang Wiyono, perkuliahan Poltekip lebih dulu aktif dibanding Poltekim.

"Sudah aktif. Untuk Poltekip mulai 30 Juli 2019. Untuk Poltekim mulai 2 Agustus 2019," ujarnya kepada TangerangNews, Selasa (6/8/2019).

Ketika ditanya seputar status lahan gedung dan asrama taruna (mahasiswa) Poltekip dan Poltekim, Bambang tidak menjawab.

BACA JUGA:

Satya, satu di antara taruna Poltekip Kemenkumham, mengatakan ia mulai aktif masuk kuliah sejak 30 Juli 2019.

Untuk sementara, ia bersama para taruna lainnya indekos di kompleks perumahan Kemenkumham sambil menunggu pembangunan gedung asrama yang diwacanakan Menkumham segera selesai.

"Iya aktif mulai kemarin (30 Juli). Perkuliahan langsung dimulai dan kami sementara indekos di kompleks," pungkasnya.

Gedung Poltekip dan Poltekim sempat menjadi pangkal perselisihan antara Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H. Laoly dengan Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah.

Saat peresmian gedung pada Selasa (9/7/2019), Yasonna menyindir Arief. Sindiran dilontarkan karena Yasonna menganggap Arief tidak ramah.

Selain itu, Yasonna juga menganggap Pemerintah Kota Tangerang mewacanakan kawasan gedung Poltekip dan Poltekim yang berdiri di atas lahan 22 hektare milik Kemenkumham ini dijadikan tata ruang persawahan.

Akibat sindiran itu, Arief pun langsung melayangkan nota keberatan kepada Yasonna serta memboikot pelayanan Pemkot Tangerang bagi perkantoran Kemenkumham.

Perselisihan ini juga berujung pada pelaporan ke kantor kepolisian. Kedua belah pihak saling lapor atas tuduhannya masing-masing.

Namun, setelah beberapa hari pelaporan, kedua pihak bertemu yang difasilitasi Kementerian Dalam Negeri.

Usai pertemuan itu, kedua pihak yang berselisih mencabut pelaporannya. Kemudian, kedua pihak berdamai.(MRI/RGI)

TOKOH
Menenangkan Hati Kala Musibah COVID-19 Melanda

Menenangkan Hati Kala Musibah COVID-19 Melanda

Minggu, 28 Juni 2020 | 10:10

TANGERANGNEWS.com-Pandemi COVID-19 menjadi musibah terbesar yang pernah dialami umat manusia abad ini. Hampir seluruh bangsa-bangsa di dunia merasakan hal yang sama, yaitu memfokuskan segala sumber daya

OPINI
Renungan Tentang Kematian

Renungan Tentang Kematian

Jumat, 3 Juli 2020 | 09:57

Orang-orang yang telah berusaha taat kepada Allah SWT, perlahan-lahan mendapatkan pengetahuan hikmah dari setiap tindakan yang dilakukan. Pengetahuan yang begitu saja menyesap

WISATA
Menikmati Suasana Asri di Situ Lengkong Tangsel

Menikmati Suasana Asri di Situ Lengkong Tangsel

Sabtu, 13 Juni 2020 | 13:00

TANGERANGNEWS.com-Di tengah hiruk pikuk Kota Tangerang Selatan (Tangsel), ternyata terdapat ruang terbuka hijau yang menjadi tempat favorit

"Dengan Hidup yang Hanya Sepanjang  Setengah Tarikan Napas, Jangan Tanam Apapun Kecuali Cinta."

Jalaluddin Rumi