Connect With Us

PLN Banten Akan Beri Kompensasi 3,2 Juta Pelanggan, Nilainya Rp153 Miliar

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 7 Agustus 2019 | 21:04

Kegiatan jumpa pers yang digelar PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Distribusi (UID) Banten, di kantor PLN UID Banten, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Tangerang, Rabu (7/8/2019). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com—PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Distribusi (UID) Banten akan memberi kompensasi kepada 3,2 pelanggannya sebagai imbas padamnya listrik secara massal. Nilai kompensasinya ditaksir mencapai Rp153 miliar.

General Manager PLN UID Banten, Doddy B. Pangaribuan mengatakan, pemberian kompensasi bagi pelanggan terdampak pemadaman listrik massal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) No. 7/2017.

“Kami telah mendata bahwa ada 3,2 juta pelanggan di seluruh wilayah layanan UID Banten yang akan mendapatkan kompensasi,” ujarnya dalam jumpa pers di kantor PLN UID Banten, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Tangerang, Rabu (7/8/2019).

BACA JUGA:

Doddy mengatakan, kompensasi yang akan diberikan bagi 3,2 juta pelanggan itu mencapai Rp153 miliar.

"Kompensasi di Banten hanya Rp153 miliar. Kompensasinya akan diberikan pada 1 September 2019," ucapnya.

Doddy menerangkan, berdasarkan Permen ESDM No. 7/2017, pelanggan yang mendapat kompensasi, yakni mereka yang mengalami pemadaman listrik mulai 5 hingga 7 jam lamanya.

“Ada enam unsur yang diatur dalam Permen tersebut, di mana salah satunya yakni lama padam, di sebagian (wilayah) kerja di Banten adalah 5 jam lama padam, dan 7 jam seperti wilayah Anyer, Cikupa, dan lainnya,” jelas Doddy.

Untuk perhitungan sendiri, Doddy menjelaskan, pelanggan bersubsidi akan mendapatkan 20 persen dari jumlah rekening minimum dan untuk pelanggan non subsidi sebesar 35 persen dari jumlah rekening minimum.

“Pasca bayar berupa potongan tagihan, sedangkan prabayar itu diberikan berupa bonus tambahan token, ada satu baris token nanti akan ada dua baris yang satu jumlah pembelian, yang kita bayar satu, (itu) kompensasi,” pungkasnya.(MRI/RGI)

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

HIBURAN
Duet Perdana Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dalam Film 'Yang Datang dan Yang Pergi', Ini Kisahnya

Duet Perdana Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dalam Film 'Yang Datang dan Yang Pergi', Ini Kisahnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:26

Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dipertemukan dalam kisah penuh makna yang merangkai romansa, rahasia keluarga, dan konflik lintas generasi melalui film layar lebar terbaru bertajuk Yang Datang dan Yang Pergi.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill