Connect With Us

Heboh Air Bercacing, PDAM Tirta Benteng Tangerang Minta Maaf

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 15 Agustus 2019 | 19:03

Tim PDAM Tirta Benteng sedang melakukan pengurasan air bersih. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com—Pelanggan PDAM Tirta Benteng di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang heboh karena air yang digunakannya mengandung cacing besar-besar.

Assisten Manager Humas dan Pengaduan PDAM Tirta Benteng Ichsan Sodikin menyampaikan, pihaknya meminta maaf atas air bersih yang disuplainya terkontaminasi dengan cacing.

Assisten Manager Humas dan Pengaduan PDAM Tirta Benteng Ichsan Sodikin.

"Jadi, terkait cacing kami meminta maaf kepada pelanggan di wilayah pelayanan perumahan Buana Gardenia dan Kunciran, Kecamatan Pinang yang terdampak adanya kondisi air cacing," ujarnya saat ditemui di kantor PDAM Tirta Benteng, Jalan Komplek Prosida, Pasar Baru, Kota Tangerang, Kamis (15/8/2019).

Ichsan menyimpulkan, munculnya cacing dalam air yang didistribusikan kepada pelanggannya ini disebabkan karena musim kemarau yang berdampak menurunnya kualitas dan kuantitas air.

Baca Juga :

"Disebabkan juga karena kondisi air baku yang memang kalau diolah sudah banyak bercampur sedimentasi (lumpur) serta pengolahan airnya ketika masuk partikal ada telur (cacing) jadi menetas di situ," jelasnya.

Ichsan menjelaskan, beberapa wilayah di Kecamatan Pinang distributor air bersih dikelola pihak ketiga, yaitu PT Bintang Hiden Jaya (BHJ).

"Airnya ini bersumber dari muara Angke. Kami bekerjasama dengan PT BHJ memang sudah lama, sekitar tahun 2000," katanya.

Untuk menangani air yang mengandung cacing ini, kata Ichsan, pihaknya sudah menerjunkan tim dan lima mobil tangki air untuk melayani pelanggan terdampak.

"Tim masih melakukan pengurasan dan mencoba penambahan klorin biar sampai membunuh kuman," pungkasnya.(RMI/HRU)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:43

Gubernur Banten Andra Soni menargetkan alokasi anggaran bantuan sosial (bansos) akan mengalami peningkatan pada tahun 2027 mendatang, sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial dan menekan angka kemiskinan.

SPORT
Pesta Gol di Kandang Lawan, Persita Tangerang Bantai Persik Kediri 1-5

Pesta Gol di Kandang Lawan, Persita Tangerang Bantai Persik Kediri 1-5

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:57

Berlaga di kandang lawan justru tidak membuat Persita Tangerang gentar. Skuad berjuluk Pendekar Cisadane mampu menekuk lutut Persik Kediri dengan skor telak 1-5 dalam laga pekan kedelapan Super League 2026-2027 yang digelar di Stadion Brawijaya

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill