Connect With Us

Dinkes Tangerang Hanya Operasikan 23 Ambulans

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 26 Agustus 2019 | 19:46

Ambulans di kantor Dinas Kesehatan Kota Tangerang. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com—Peristiwa jenazah Husein, 8, korban tenggelam di Sungai Cisadane viral karena tidak mendapatkan pelayanan ambulans di Puskesmas Cikokol, Kota Tangerang. Paman korban merasa sulit menerima fasilitas pelayanan antar jenazah.

Rupanya, Pemerintah Kota Tangerang hanya memiliki 23 fasilitas ambulans yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk pelayanan pemindahan rujukan pasien serta mengangkut jenazah dalam kondisi kegawatdaruratan.

23 unit ambulans tersebut, kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Liza Puspadewi, berjenis ambulans gratis dan ambulans Smart 119.

Menurutnya, dari jumlah tersebut, 13 unit ambulans gratis dioperasikan disetiap Kecamatan se-Kota Tangerang.

Sementara tiga unit ambulans Smart 119 masing-masing dioperasikan di zona wilayah timur, tengah, dan barat.

Sedangkan 7 unit ambulans Smart 119 siaga di kantor Dinas Kesehatan. 

Baca Juga :

"Puskesmas itu setiap satu kecamatan satu ambulans gratis, dan kalau ambulans 119 hanya ada di Cikokol, Ciledug, Karawaci," jelasnya dalam jumpa pers di kantor Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Senin (26/8/2019).

Dengan rincian itu, hanya 16 unit ambulans yang dioperasikan di wilayah-wilayah Kota Tangerang dalam keadaan genting.

"Mobil inilah yang dimanfaatkan oleh Puskesmas untuk kegiatan operasional lapangan," katanya.

Liza menjelaskan, untuk memanfaatkan pelayanan fasilitas ambulans tersebut, masyarakat hanya perlu menghubungi call center 112 dan 119, walau terkadang sulit ketika dikontak.

"Jadi, call center itu dikelola pemerintah pusat. Kalau bapak dan ibu menelpon dengan HP (ponsel) yang nomornya tercatat di Kota Tangerang, akan masuk ke 119 Kota Tangerang, tapi kalau tercatat di Jakarta akan masuk ke 119 Jakarta. Untuk antisipasi, kami punya call center di Dinkes ada layanan Sijariemas," pungkasnya.(RMI/HRU)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

BANTEN
38 Ribu Warga Banten Diprediksi Terdampak Kekeringan, Lebak dan Kabupaten Tangerang Terbanyak

38 Ribu Warga Banten Diprediksi Terdampak Kekeringan, Lebak dan Kabupaten Tangerang Terbanyak

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:39

Dampak fenomena El Nino mulai menghantui wilayah Provinsi Banten. Memasuki pertengahan Juli 2026, sejumlah wilayah telah melaporkan krisis air bersih, memicu langkah cepat BPBD Banten dalam memperkuat mitigasi di seluruh kabupaten/kota.

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill