Connect With Us

Sejumlah Akun Medsos Diduga Cemarkan Nama Baik, Banser Banten Lapor Polisi

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 27 Agustus 2019 | 16:57

| Dibaca : 8275

Sekretaris GP Ansor Provinsi Banten Khoirun Huda bersama anggotanya saat menunjukan barang beberapa akun media sosial yang telah mencemarkan nama baik organisasinya di SPKT Polres Metro Tangerang Kota. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com—Gerakan Pemuda Ansor melaporkan sejumlah akun media sosial karena diduga telah mencemarkan nama baik organisasi kepemudaan tersebut. Namun, laporan mereka ditolak Polres Metro Tangerang Kota, Selasa (27/8/2019).

Sekretaris GP Ansor Provinsi Banten Khoirun Huda mengatakan, sejumlah akun media sosial menyebarkan video yang memperlihatkan aksi kejar-kejaran mobil Komandan Detasemen Polisi Militer (Dandenpom) Tangerang dengan oknum yang mengendarai mobil dinas TNI di Tol Tangerang-Merak.

"Kami laporkan terkait pencemaran nama baik organisasi karena ada video yang captionnya menjelekkan dan menyudutkan Banser. (Unggahan video) di akun itu kemudian bisa dishare sampai ribuan kali dan ini yang menurut kami sangat merugikan," ujarnya di Polres Metro Tangerang Kota.

Dalam video yang kemudian viral tersebut, akun para penyebar video itu membumbui keterangan yang menyebut bahwa sopir yang dikejar Dandenpom itu adalah anggota Banser.

Padahal, kata Huda, Dandenpom Jaya/1 Tangerang Letkol CPM Yudo Pramono mengklarifikasi bahwa sopir tersebut bukan anggota Banser. Melainkan, petugas sekuriti yang bekerja dengan majikan rekanan anggota TNI.

Baca Juga :

"Yang penting soal narasi, karena kalau di video tidak ada menyebut satu pun kata Banser. Tapi di caption itu sangat provokatif sudah menganggap Banser mengaku-ngaku jadi TNI," ujar Huda.

Dalam pelaporan itu, Huda mengatakan, pihaknya memberikan barang bukti ke SPKT Polres Metro Tangerang Kota berupa salinan sejumlah akun media sosial yang mengunggah video kejar-kejaran tersebut dengan postingan yang dianggapnya menyudutkan nama baik organisasinya.

"Kami berharap akun-akun tersebut yang melakukan upload dengan caption menyudutkan Banser bisa ditindak dari pihak polisi dari tim sibernya," ucapnya.

Namun setelah diterima, kata Huda, Polres Metro Tangerang Kota menolak pelaporannya karena lokasi dugaan pencemaran nama baik yang dialami Banser terjadi di wilayah Kabupaten Tangerang. Sehingga polisi merekomendasikan pelaporan ini ke Polres Kota Tangerang.

"Jadi, pelaporan tidak diterima karena polisi  menilai deliknya bukan saat aksi kejar-kejaran di Karang Tengah Kota Tangerang seperti terlihat dalam video, tetapi deliknya dilihat dari keberadaan kami yang merasa dicemarkan," jelasnya.

Huda beserta anggota Banser lainnya pun akan mengawal kasus dugaan pencemaran nama baik ini hingga tuntas. Pelaporan serupa pun akan dilakukan di Polres Kota Tangerang pada Rabu (28/8/2019).

"Rencananya besok kami ke Polres Kota Tangerang," pungkasnya.(RMI/HRU)

KAB. TANGERANG
Cari Atlet Berbakat, Curug Gelar Pekan Olahraga

Cari Atlet Berbakat, Curug Gelar Pekan Olahraga

Sabtu, 16 November 2019 | 17:22

TANGERANGNEWS.com-Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang menggelar Pekan Olahraga Kecamatan (Porcam). Berbagai cabang olahraga

TANGSEL
Animator Kelas Dunia Kumpul di ICE BSD

Animator Kelas Dunia Kumpul di ICE BSD

Sabtu, 16 November 2019 | 22:05

TANGERANGNEWS.com-Animator kelas dunia yang telah sukses di kancah Internasional ramaikan Beast 2019 yang digelar oleh Sinar Mas Land dan

OPINI
Marwah Santri & Kewajiban Berjilbab di Sekolah Umum

Marwah Santri & Kewajiban Berjilbab di Sekolah Umum

Minggu, 17 November 2019 | 13:47

TANGERANGNEWS.com-Euforia formalisasi Islam yang melanda Indonesia sejak masa reformasi juga merambah ke lembaga pendidikan umum, baik negeri maupun swasta.

SPORT
10 Siswa SD Lolos Audisi Bulutangkis Sinar Mas Land Mencari Juara 2019  

10 Siswa SD Lolos Audisi Bulutangkis Sinar Mas Land Mencari Juara 2019  

Minggu, 17 November 2019 | 10:20

TANGERANGNEWS.com-Ratusan siswa Sekolah Dasar (SD) usia 8-11 ikuti audisi Sinar Mas Land Mencari Juara 2019 di Daihatsu Candra Wijaya International Badminton Center (DCWIBC), Sabtu (16/11).

"Kinerja yang hebat bukanlah karena keberuntungan. Dibutuhkan fokus, kesungguhan hati dan kerja keras."

Anonymous