Connect With Us

Gara-gara Renovasi Rumah, Oknum Polisi Todongkan Pistol ke Tetangganya

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 5 September 2019 | 16:17

Tangkapan layar video oknum polisi mengacungkan pistol kepada tetangganya dalam akun Facebook Info Viral Terkini. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com—Aksi seorang oknum anggota Polri yang menondongkan senjata menyerupai pistol kepada tetangganya terjadi di Tangerang.

Aksi arogan tersebut terekam kamera pengintai (CCTV). Kemudian, video berdurasi 1 menit 41 detik yang memperlihatkan aksi tersebut beredar luas di media sosial hingga viral.

Dalam video yang diunggah akun Facebook Info Viral Terkini menunjukan seorang oknum petugas kepolisian yang hanya menggunakan kaos oblong mendatangi sebuah teras rumah yang dikabarkan di Perumahan Jatiuwung 3, Kota Tangerang.

Oknum tersebut kemudian berteriak-teriak memanggil penghuni rumah yang belakangan diketahui merupakan tetangganya. Parahnya, oknum tersebut menenteng senjata api yang menyerupai pistol dan diacung-acungkan kepada seorang pria. Oknum tersebut juga sambil berteriak-teriak

"Mana ibunya? Mana ibunya? Saya punya anak kecil jangan macam-macam. Mana ibunya panggil. Gak berani ke luar? Saya nodongin senjata gimana kurang sopannya saya. Jangan sampai peluru ini melondak nih ya," kata oknum tersebut dalam video di akun Facebook Info Viral Terkini yang diakses TangerangNews, Kamis (5/9/2019).

BACA JUGA:

"Mana sini panggil-panggil, gak goyang saya. Saya cuma minta waktu untuk anak saya. Ci gak mau keluar ci. Saya baik-baik ci ya. Kalau mau plester-plester saja jangan _gurudak-guruduk. Kenapa gak berani ke luar? Kita tetangga. Baik-baik. Bapak tahu ini peluru asli. Saya bukan polisi bohongan. Kalau tembak-tembak sekalian sama saya,"_ imbuh oknum tersebut.

Menurut kabar yang beredar, oknum polisi itu menodongkan pistol ke penghuni rumah karena merasa terganggu dengan aktivitas renovasi rumah yang dilakukan tetangganya ini.

Berdasarkan informasi yang dihimpun pula, peristiwa oknum polisi menondongkan pistol itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB pada Rabu (4/9/2019).

Kapolsek Karawaci AKP Yulies Andri Pratiwi saat dikonfirmasi TangerangNews membenarkan adanya oknum anggota kepolisian yang melakukan hal tersebut di wilayah hukumnya. 

"Iya, TKP Karawaci," ujarnya, Kamis (5/9/2019).

Menurut Kapolsek, oknum tersebut merupakan anggota Polres Metro Tangerang Kota. Oknum tersebut juga sedang ditangani Unit Provost.

"Anggota Polres. Sudah ditanggani Provost Polres," ucapnya.

Terpisah, Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kompol Abdul Rachim mengatakan saat ini dirinya tengah mencari informasi terkait kebenaran video tersebut. 

Ia mengaku Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Abdul Karim juga sudah memerintahkan Paminal untuk melacak siapa oknum anggota yang ada dalam video tersebut. 

"Masih dilakukan pengecekan bang. Benar tidaknya anggota Polres Metro Tangerang. Nanti dikabari ya," singkatnya.(MRI/RGI)

BISNIS
JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:23

Selama pameran berlangsung, JETOUR berhasil membukukan total 1.038 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) dari seluruh lini SUV yang ditawarkan kepada konsumen Indonesia.

KAB. TANGERANG
Tertinggi di Banten, Investasi Kabupaten Tangerang Capai Rp29,04 Triliun

Tertinggi di Banten, Investasi Kabupaten Tangerang Capai Rp29,04 Triliun

Jumat, 14 Agustus 2026 | 20:08

Nilai investasi sebesar Rp29,04 triliun berhasil dibukukan Kabupaten Tangerang hingga pertengahan tahun 2026. Perolehan tersebut menandai hasil yang positif bagi perkembangan investasi daerah sepanjang semester I.

WISATA
BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

Kamis, 6 Agustus 2026 | 14:41

Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.

BANTEN
Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:55

Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan penyesuaian tunjangan kinerja (tukin) ASN sebagai salah satu opsi untuk menjaga seluruh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetap bekerja hingga 2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill