Connect With Us

Malaysia Puji Pawai Sarungan Nusantara di Kota Tangerang

Advertorial | Minggu, 8 September 2019 | 13:40

Kegiatan pawai Sarungan Nusantara yang rutin diselenggarakan setiap tahun oleh Pemerintah Kota Tangerang mendapat pujian dari Malaysia, Minggu (8/9/2019). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com—Pawai Sarungan Nusantara yang rutin diselenggarakan setiap tahun oleh Pemerintah Kota Tangerang mendapat pujian dari Malaysia, yang dihelat Minggu (8/9/2019).a

Penampilan ribuan warga Tangerang yang mengikuti pawai sambil mengenakan sarung tersebut, berhasil memukau Presiden Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI), Sri Tan H M Ali Rustam.

Rustam mengaku, terpesona dengan Festival Sarungan Nusantara karena para peserta yang berasal dari 20 provinsi di Indonesia kompak mengenakan busana adat.

"Kegiatan ini amat baik ya, apalagi mendapat dukungan dari penduduk nusantara,” ucapnya.

Menurut Rustam, kegiatan tersebut sangat baik untuk melestarikan kebudayaan Indonesia. Ia bahkan mengharapkan kegiatan dapat rutin dilakukan setiap tahunnya.

“Ini patut diadakan setahun sekali sehingga budaya dapat dipertahankan dan tidak punah,” katanya.

Dalam jalan sarungan ini, para peserta pawai dimulai dari rute Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, menuju Jalan Daan Mogot. Lanjut ke Jalan Raya Merdeka dan melintasi Jembatan Berendeng, lalu ke Jalan Benteng Jaya, hingga selesai di Masjid Raya Al-Azhom.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah, yang mengenakan pakaian adat Bugis menjelaskan, kegiatan jalan sehat sarungan merupakan momentum untuk memperlihatkan keberagaman budaya Indonesia.

"Ini adalah kesempatan bagi kita untuk menujukkan  Indonesia itu kaya akan  budaya. Inilah kekuatan kita yang berbhineka tetap tunggal ika,” ucapnya.

Arief berharap, dengan kegiatan tersebut seluruh elemen masyarakat dapat memperkuat tali persaudaraan baik berbangsa maupun bernegara.

“Mudah-mudahan kebudayaan yang menjadi kekayaan kita yang menjadi kebanggaan Kota Tangerang dan Indonesia dapat kita jaga dan lestarikan,” pungkasnya.(ADV)

KAB. TANGERANG
Remaja di Tangerang Bikin Home Industry Tembakau Sinte, Dijual Lewat Instagram, Nilainya Capai Rp400 Juta

Remaja di Tangerang Bikin Home Industry Tembakau Sinte, Dijual Lewat Instagram, Nilainya Capai Rp400 Juta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:08

Enam orang yang mayoritas masih berusia remaja ditangkap Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Tangerang lantran menjalankan home industry narkotika sintetis. Mereka ditangkap di sebuah kontrakan dengan lokasi yang berbeda.

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Tunda Relokasi PKL Pasar Anyar hingga 3 November, Ini Alasannya

Pemkot Tangerang Tunda Relokasi PKL Pasar Anyar hingga 3 November, Ini Alasannya

Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:09

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memutusakan untuk menunda proses relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang biasa berjualan di badan Jalan Kiasnawi dan Jalan Ahmad Yani.

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill