Connect With Us

Anggota Legislatif PDIP se-Provinsi Banten Diingatkan Jangan Sombong

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 8 September 2019 | 17:40

Kegiatan Pembekalan dan Pemantapan Anggota DPRD se-Provinsi Banten Fraksi PDI Perjuangan, di Hotel Horison Grand Serpong, Kota Tangerang, Minggu (8/9/2019). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com—Para kader PDI Perjuangan yang telah terpilih dan dilantik menjadi anggota DPRD di kabupaten dan kota se-Provinsi Banten, dibuat sadar untuk menjalankan tugas dan fungsinya sebagai wakil rakyat dalam masa jabatan 2019-2024.

Sebanyak 118 peserta pun mengikuti pembekalan dan pemantapan Anggota DPRD se-Provinsi Banten Fraksi PDIP di Hotel Horison Grand Serpong, Kota Tangerang, Minggu (8/9/2019).

Ketua DPP PDIP Bidang Pemenangan Pemilu Bambang Wuryanto mengatakan, para anggota DPRD dari Fraksi PDIP harus sadar atas posisinya sebagai wakil rakyat. Sehingga, mesti mengedepankan kepentingan rakyat.

"Para anggota ini harus mulai menyadari posisinya. Sadar sebagai anggota dewan dan kader partai. Maka, jangan sombong," ujarnya.

Bambang juga ingin kader-kader PDIP yang menjadi anggota DPRD memiliki kualitas dalam mengemban amanah rakyat.

Pasalnya, ia menyebut perspektif politisi di mata publik kian tercemar akibat banyaknya politikus yang melakukan pelanggaran hukum.

Padahal, kata dia, konstitusi menempatkan politisi sebagai insan yang terhormat.

"Jika sudah sadar atas posisinya. Dengan demikian, dia bisa bawa diri dengan tepat dan pantas disebut anggota dewan. Sehingga nantinya akan hidup dalam peradaban politik yang baik," jelasnya.

Ketua DPD PDIP Provinsi Banten Ade Sumardi menuturkan, partai memiliki kewajiban untuk memberikan pemahaman kepada para kader yang duduk menjadi wakil rakyat untuk menjalankan tugas dan fungsinya dalam legislasi.

"Mereka dimantapkan posisinya. Mulai dari kontroling, membuat sebuah regulasi, hingga kerjasama dengan pemerintah demi memperjuangkan aspirasi rakyat," katanya.

Wakil Bupati Lebak ini menambahkan anggota DPRD adalah kepanjangan tangan dari partai. Sehingga, apapun keputusan dan kebijakan dari PDIP, para kader harus menjalankannya.

"Kalau tidak sesuai dengan kebijakan partai, berarti ke luar dari partai," pungkasnya.

PDIP menjadi partai pemenang pemilu 2019. Di Kota Tangerang sendiri, PDIP meraih tiket ketua DPRD setempat karena berhasil menyabet 10 kursi.

Ketua DPC PDIP Kota Tangerang Gatot Wibowo mengatakan, partainya masih menerima kepercayaan dari masyarakat Kota Tangerang. Sehingga, kepercayaan yang sudah diberikan ini jangan sampai dikecewakan.

Untuk mensiasatinya, kata Gatot, para anggota DPRD Kota Tangerang dari Fraksi PDIP memberikan waktu khusus kepada masyarakat untuk menyerap aspirasinya.

"Kami wajibkan setiap sepekan sekali menyediakan waktu untuk masyarakat," pungkasnya.(RAZ/RGI)

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

KOTA TANGERANG
Remaja 15 Tahun Jadi Kurir Ganja 3,4 Kg, Ditangkap di Pul Bus Tanah Tinggi Tangerang

Remaja 15 Tahun Jadi Kurir Ganja 3,4 Kg, Ditangkap di Pul Bus Tanah Tinggi Tangerang

Jumat, 7 Agustus 2026 | 18:58

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan upaya peredaran narkotika jenis ganja seberat 3,4 kilogram yang dikirim dari Sumatera Utara menuju Jakarta.

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

TANGSEL
BRIN Serpong Bikin Sepatu Karet Seharga Rp75 Ribuan untuk Siswa Sekolah Rakyat

BRIN Serpong Bikin Sepatu Karet Seharga Rp75 Ribuan untuk Siswa Sekolah Rakyat

Jumat, 7 Agustus 2026 | 07:00

Tim peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) BRIN di Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), merancang sepatu berbahan dasar karet yang memiliki bobot ringan, nyaman digunakan, serta ramah di kantong.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill