Connect With Us

Jamaluddin, Calon Kepala Dinas Kominfo Tangerang yang Karirnya Melesat

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 11 September 2019 | 23:35

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaluddin saat diwawancarai awak media, Rabu (7/8/2019). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

 

TANGERANGNEWS.com—Jamaluddin turut serta bersaing dalam seleksi terbuka pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang.

Pria yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Tangerang ini ikut lelang jabatan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Tangerang.

Namanya sudah masuk dalam daftar tiga besar. Untuk menduduki jabatan eselon II tersebut, ia tinggal bersaing dengan dua orang pendaftar lainnya, Mulyani dan Syamsul Bahri.

Saat ditanya motivasi apa yang menjadikan dirinya ingin menjadi pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memiliki visi dan misi pelopor pengembangan teknologi informasi dan komunikasi yang maju dalam tata laksana pemerintahan dan komunikasi publik yang baik ini, ia hanya meminta doa.

"Terima kasih, mohon doanya," ujar Jamaluddin kepada TangerangNews seraya menambahkan bahwa ia sedang dinas luar di Kota Tangerang Selatan, Rabu (11/9/2019).

Karir Jamaluddin sebagai pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang bisa dibilang melesat cepat. Karirnya melesat karena pria yang memiliki nomor identitas pegawai negeri sipil 196906151995121003 ini memiliki banyak inovasi di Dinas Pendidikan.

Pria yang menyandang gelar magister pendidikan ini mengawali karirnya sebagai guru pada era 90-an. Saat itu, ia menjadi tenaga pendidik di salah satu sekolah di Malimping, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

Waktu dinasnya lebih banyak sebagai tenaga pengajar. Lalu, karena kinerjanya memuaskan, ia diangkat menjadi Kepala SMPN 22 Tangerang. Selain menjadi tenaga pengajar, ia juga aktif berorganisasi di Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Tangerang, diawali sebagai anggota.

Kemudian, inovasi-inovasinya mulai terlihat ketika berdinas sebagai Kepala Seksi pada Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Tangerang. Seiring berjalannya waktu, ia menduduki jabatan Sekretaris PGRI Kota Tangerang.

Baca Juga :

Selama kurun waktu 2014 sampai 2017, ia menjabat sebagai Kepala Bidang SD-SMP di Dinas Pendidikan Kota Tangerang. Saat itu, ia termasuk sebagai perumus program Tangerang Cerdas—program sekolah gratis. Lalu, ia terus berinovasi dengan meluncurkan program peningkatan kompetensi guru.

Seiring dengan itu pula, karirnya di PGRI menanjak. Ia dipercaya menjabat Ketua PGRI Kota Tangerang—hingga sekarang. Hubungan antara PGRI dengan Pemerintah Kota Tangerang semakin mesra berkat Jamaluddin.

Hingga awal 2017, jabatannya kembali naik di Dinas Pendidikan, yaitu menjadi Kepala Bidang SMP. Ia kemudian menciptakan program pelaksanaan PPDB dan UNBK online.

Tak lama berselang, jabatannya naik lagi menjadi Sekretaris Dinas Pendidikan di awal 2019—hingga sekarang. Saat ini, program yang tengah digarapnya adalah penerapan E-Rapor dan Tangerang Cerdas Center.

Jamaluddin tengah berjuang menduduki jabatan Kepala Diskominfo Kota Tangerang. Ia pun berpotensi meraih jabatan itu. Sebab, program-program yang diciptakan di Dinas Pendidikan selalu melibatkan Dinas Kominfo karena berkaitan dengan penggunaan teknologi demi kemudahan pelayanan.(RMI/HRU)

KOTA TANGERANG
Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:06

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan melimpahkan kewenangan pengelolaan jalan lingkungan dan drainase ke pihak kecamatan, untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur.

NASIONAL
Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Putuskan Tarif Listrik PLN Tidak Naik hingga September 2026

Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Putuskan Tarif Listrik PLN Tidak Naik hingga September 2026

Jumat, 3 Juli 2026 | 21:48

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan tarif listrik PT PLN (Persero) untuk periode Juli hingga September 2026 tetap berlaku tanpa kenaikan.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill