Connect With Us

Baru Bebas, Residivis Curanmor Dibekuk Saat Beraksi di Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 16 September 2019 | 22:22

Tersangka Haerul Ana, pelaku dari pencurian bermotor (curanmor) yang kerap malang melintang di Kota Tangerang, yang berhasil diamankan pihak kepolisian. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com—Tim Buser Unit Reskrim Polsek Jatiuwung meringkus komplotan pencurian bermotor (curanmor) yang kerap malang melintang di Kota Tangerang. Komplotan ini diotaki Haerul Ana, resdivis curanmor yang baru bebas. 

Kapolsek Jatiuwung Kompol Aditya Sembiring mengungkapkan pelaku ditangkap pada Jumat (13/9/2019) lalu. Dari komplotan ini disita peralatan mencuri dan satu unit motor hasil kejahatan.

Aditya mengatakan, terungkapnya komplotan curanmor ini bermula saat petugas di bawah pimpinan Kanit Reskrim AKP Zazali Haryono pada Jumat lalu sedang melaksanakan observasi di Jalan Raya Gatot Subroto KM 3 atau tepatnya di depan RS Anisa.

Saat itu, petugas melihat dua orang tak dikenal sedang mendorong sepeda motor incaran.

"Karena mencurigakan, anggota kemudian membututi dan mengamankan pelaku," ungkap Kapolsek, Senin (16/9/2019).

Benar saja, saat diamankan dan dilakukan penggeledahan, petugas menemukan peralatan mencuri berupa obeng, kunci letter T, berikut sebuah plat nopol sepeda motor.

"Dari hasil temuan, diduga kuat mereka adalah pelaku curanmor. Kemudian kami kembangkan," ujarnya.

Belakangan diketahui, pelaku bernama Haerul Ana. Haerul kemudian diketahui residivis kasus curanmor yang divonis 18 tahun penjara dan baru bebas dari Lapas Jambe.

"Sedang tersangka satunya lagi bernama Rusdiana dan mengaku ikut melakukan pencurian bersama sama Haerul dan Dede Doseng di tiga TKP (tempat kejadian perkara). Dede sendiri statusnya masih buron," ungkapnya.

Selain meringkus kedua pelaku yang berperan sebagai pemetik, petugas juga menangkap Dodi alias Pulung selaku penadah hasil kejahatan. Atas perbuatannya, komplotan ini dijerat pasal 363 KUHP yang ancaman hukumannya diatas lima tahun.(MRI/RGI)

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

TANGSEL
Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:36

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memperketat mitigasi banjir sekaligus kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit seiring meningkatnya intensitas hujan di wilayahnya.

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill