Connect With Us

Wadah Edukasi, Kampung Tertib Lalu Lintas di Tangerang Diresmikan

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 18 September 2019 | 19:33

Peresmian Kampung Talas (tertib lalu lintas) di RW 04, Asrama Polri Pasar Baru, Kota Tangerang, Rabu (18/9/2019). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com—Kampung Talas (tertib lalu lintas) di RW 04, Asrama Polri Pasar Baru, Kota Tangerang diresmikan menjadi kampung tematik.

Kampung yang dahulunya terbilang kumuh ini kemudian atas kesadaran warga disulap menjadi lingkungan bersih dan sehat dan digagas jadi pemukiman edukatif tentang tertib berlalu lintas.

Sebagai simbolis, Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah menandatangani prasasti Kampung Talas saat meresmikan pemukiman yang memiliki sejumlah spot foto instagramable dengan tema lalu lintas ini, Rabu (18/9/2019).

BACA JUGA:

Terbentuknya Kampung Talas diinisiasi Satlantas Polres Metro Tangerang Kota yang dimotori Ketua RW Kampung Talas AKP Subari.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Abdul Karim mengatakan, kehadiran Kampung Talas dapat memberikan edukasi kepada masyarakat tentang tertib berlalu lintas dengan mengutamakan keselamatan dalam berkendara.

"Kampung ini menjadi wadah edukasi masyarakat agar tertib berlalu lintas sehingga dapat menekan angka kecelakaan," ujarnya saat peresmian.

Setelah diresmikan, kata Kapolres, pihaknya akan mengundang para pelajar mulai dari tingkat TK, SD hingga SMA untuk datang dan belajar tentang tertib berlalu lintas.

"Anak-anak usia dini diharapkan akan lebih sadar pentingnya tertib berlalu lintas. Kami imbau agar menjadi pelopor keselamatan lalu lintas," ucapnya.

Peresmian Kampung Talas dimeriahkan penampilan atraksi baris-berbaris dari para polisi cilik. Selain itu, kelompok Srikandi Kampung Talas juga turut menampilkan atraksi tarian untuk menghibur pengunjung.

Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah mengapresiasi warga yang membentuk Kampung Talas demi menyukseskan program Kampung Kita agar Kota Tangerang menjadi kota layak huni.

"Mudah-mudahan ini menjadi destinasi wisata baru di Kota Tangerang karena di kota ini tidak punya destinasi wisata," tuturnya.

Terbentuknya Kampung Talas juga mengundang perhatian Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi). Bahkan, perhatian yang diberikan Lemkapi sangat spesial, yaitu memberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi.

Penghargaan diberikan langsung oleh Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan kepada pihak Pemerintah Kota Tangerang, Polres Metro Tangerang Kota, Kampung Talas, Kodim 0506/Tgr, Denpom Jaya 1 Tangerang.

"Kami memberikan support dan motivasi kepada kinerja mereka yang betul-betul mendapat apresiasi masyarakat. Seperti Kampung Talas, ya, di media sosial kami perhatian banyak apresiasi masyarakat," pungkas Edi Hasibuan.(MRI/RGI)

SPORT
Boyong Shin Tae-yong, Persija Siapkan Dana Rp545 Miliar untuk Belanja Pemain Musim 2026/2027 

Boyong Shin Tae-yong, Persija Siapkan Dana Rp545 Miliar untuk Belanja Pemain Musim 2026/2027 

Senin, 8 Juni 2026 | 17:38

Persija Jakarta menyiapkan anggaran besar mencapai Rp545 miliar untuk mendukung proyek pembangunan tim bersama pelatih anyar Shin Tae-yong menghadapi kompetisi Super League 2026/2027.

BANDARA
Bandara Soekarno-Hatta Pangkas Alur Kedatangan Jemaah Haji Jadi 30 Menit

Bandara Soekarno-Hatta Pangkas Alur Kedatangan Jemaah Haji Jadi 30 Menit

Rabu, 3 Juni 2026 | 20:51

Bandara Internasional Soekarno-Hatta melakukan efisiensi pada fase kepulangan jemaah haji Tahun 1447 H/2026 M, yang berlangsung mulai 1 hingga 30 Juni 2026.

BANTEN
Fasilitas Belajar Makin Lengkap, Program BRIDGE PLN Banten Ubah Wajah SD Negeri Pulo Panjang 2 

Fasilitas Belajar Makin Lengkap, Program BRIDGE PLN Banten Ubah Wajah SD Negeri Pulo Panjang 2 

Senin, 8 Juni 2026 | 23:13

SD Negeri Pulo Panjang 2 di Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang, mulai merasakan perubahan sarana pendidikan melalui program BRIDGE (Banten Renewable Island Development for Global Education).

KAB. TANGERANG
Rencanakan Pembunuhan Tukang Cilok di Cikupa, Ayah dan Anak Terancam Hukuman Mati

Rencanakan Pembunuhan Tukang Cilok di Cikupa, Ayah dan Anak Terancam Hukuman Mati

Senin, 8 Juni 2026 | 23:00

Barma Tama, 42, dan M Supriadi 17, seorang ayah dan anak ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pembunuhan seorang pedagang cilok berinisial P, 33, di kontrakannya di Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill